#perumahan#properti#ekbis

Perumahan Tanpa DP Potensi Dongkrak 20 Persen Penjualan

( kata)
Perumahan Tanpa DP Potensi Dongkrak 20 Persen Penjualan
Perumahan. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bank Indonesia (BI) memberlakukan relaksasi rasio loan to value/financing to value (LTV/ FTV) untuk kredit pembiayaan properti maksimal 100 persen mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2021. Kebijakan pemberian kredit dengan uang muka (down payment/DP) 0 persen itu dinilai dapat mendongkrak penjualan hingga 20%.

Project Manager Perum Perumnas Lampung, Antaria Dwi Nugroho, menjelaskan pemberian pembiayaan perumahan dengan DP 0% menjadi kebijakan terbaru BI untuk mempermudah masyarakat dalam memiliki rumah. Terutama bagi calon konsumen yang kesulitan menyediakan dana di awal. 

Untuk itu, pemberian DP 0% itu menjadi kewenangan perbankan dan tidak semua bank bisa memiliki fasilitas tersebut. Sebab, BI mensyaratkan untuk bank dengan rasio non performance loan (NPL) di bawah 5%. 

"Kalau NPL nya di atas 5% tidak bisa full 100%. Ini juga kebijakan dari masing-masing bank. Intinya nanti pada proses pemberian plafon kredit. Kalau di Lampung diantaranya diberikan BNI dan Mandiri," kata Antaria, kepada Lampung Post, Sabtu, 20 Maret 2021.

Dia menilai, 2021 ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk membeli rumah. Sebab, selain DP 0%, pemerintah juga membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) yang umumnya ditanggung konsumen sebesar 10% selama Maret--Agustus.

"Bisa dihitung sendiri, kalau harga jualnya Rp300 juta, berarti ada pengurangan Rp30 juta. Ini harusnya bisa dimanfaatkan dan menjadi waktu terbaik membeli rumah. Sebab, kalau program pemerintah ini selesai, harga rumah kembali melonjak," ujarnya.

Menurutnya, dua kebijakan tersebut berpotensi menaikkan penjualan properti Perumnas hingga 20%. Angka itu memang terbilang tidak terlalu tinggi, karena relaksasi yang diberikan khusus bagi rumah komersil yang konsumennya golongan masyarakat menengah ke atas. "Secara umum relaksasi ini juga akan berdampak pada pemulihan ekonomi," ujar dia. 

Marketing Manager Perumnas Lampung, Romi Simanjuntak, mengatakan untuk menjalankan kebijakan pemulihan ekonomi itu, pihaknya menawarkan dengan dua produk, yaitu Bukit Kemiling Permai (BKP) Bandar Lampung sebanyak 200 unit dan Pesawaran Residen sebanyak 325 unit.

Namun, bagi masyarakat yang mencari rumah subsidi, pihaknya tetap memberikan program yang meringankan. Sebab, calon konsumen bisa menghuni rumah hanya dengan DP Rp2 juta untuk langsung menerima kunci. 

"Dua perumahan ini ada subsidi dan komersil. Khusus Pesawaran Residen ini bisa dinilai spesial, karena menjadi satu-satunya rumah subsidi dengan sistem kluster, yaitu one gate cluster. Ini salah satu proyek andalan kami di perumahan subsidi, karena dari 718 unit sudah terjual lebih dari 50%," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar