#senibudaya#senibudayalampung

Pertunjukan The Legend of Radin Intan II Warnai Hari Sumpah Pemuda

( kata)
Pertunjukan The Legend of Radin Intan II Warnai Hari Sumpah Pemuda
Pertunjukan “The legend of Radin Intan II” di GSG Unila, Jumat, 28 Oktober 2022. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Sanggar Seni Nuvusa Etnika memperingati hari sumpah pemuda dengan menggelar pertunjukan “The legend of Radin Intan II” di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Jumat, 28 Oktober 2022. 

Ketua Pelaksana, Riko Febrian, mengatakan pertunjukan tersebut untuk mengingat kembali sosok pahlawan dari Lampung yang berjasa dalam perjuangan bangsa, sekaligus mengenalkan budaya Lampung.

“Pertunjukan ini bukan cuman tentang Pahlawan Lampung tetapi menunjukkan tentang pendidikan, budaya dan seni Lampung,” kata Riko.

Terpisah, Manager Project Nurul Utami, menjelaskan pertunjukan itu dikemas untuk menarik perhatian generasi muda.

“Ini anti-mainstream, di tengah konser musik modern yang banyak, kami ingin menggebrak acara ini. Alhamdulillah pecah dan dikunjungi 2.000 penonton,” tuturnya. 

Ia berharap pesan dalam pertunjukan itu dapat dipahami anak muda. Selain itu, ia juga berambisi untuk kembali menggelar acara serupa di tahun berikutnya dengan tema berbeda. 

"Kami akan mengangkat etnik sebagai budaya yang akan kami kenalkan ke seluruh Indonesia,” harapnya.

Adinda Putri Maharani, salah satu penari Daerah Lampung dari Sanggar Garuda Balasati, menjelaskan tarian yang diperagakan timnya sebagai tarian “Muli lapah Kiyama” dari Lampung Selatan.

Selama kurang lebih satu bulan, ia dan rekan-rekannya melakukan persiapan untuk menggelar tarian tersebut. 

“Makna dari tarian ini perjuangan Sumpah Pemuda untuk lebih menghargai jasa pahlawan agar bisa tetap berkarya dan bangkit dari keterpurukan,” jelasnya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar