ekonomilampung

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Alami Kontraksi 2,41 Persen

( kata)
Pertumbuhan Ekonomi Lampung Alami Kontraksi 2,41 Persen
Kepala BPS provinsi Lampung, Faizal Anwar


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Lampung mencatat perekonomian Provinsi Lampung triwulan III-2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp94,10 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan tahun 2010 mencapai Rp62,55 triliun.

"Ekonomi Provinsi Lampung triwulan III-2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,41 persen dibanding triwulan III-2019 (y-on-y). Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 10,08 persen," kata Kepala BPS Lampung, Faizal Anwar, Kamis, 5 Oktober 2020.

Dari sisi pengeluaran, lanjut dia, Komponen Ekspor Barang dan Jasa serta Impor Barang dan Jasa mengalami kontraksi pertumbuhan masing-masing sebesar 6,78 persen dan 7,45 persen.

"Ekonomi Provinsi Lampung triwulan III-2020 tumbuh sebesar 4,15 persen dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai pada Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 18,78 persen," jelasnya.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 14,51 persen dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 7,08 persen.

"Ekonomi Provinsi Lampung hingga triwulan III-2020 (c-to-c) mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,47 persen. Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 7,39 persen," paparnya. 

Dari sisi pengeluaran, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa serta Impor barang dan Jasa masing-masing sebesar 8,19 persen dan 8,47 persen.

"Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatra mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,22 persen. Seluruh provinsi di Pulau Sumatra juga mengalami kontraksi elpiji," ungkapnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar