#pertumbuhanekonomi#beritalampung

Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Jadi Perhatian Khusus

( kata)
Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Jadi Perhatian Khusus
Foto: Rapat Kordinasi Kegiatan Ekonomi Kreatif dan sosialisasi Regulasi Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Ekonomi Kreatif di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung Selasa, ( 29/10/2019). Humas

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung berupaya menyusun rencana  aksi daerah dalam pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung. Hal tersebut dikupas Rapat Kordinasi Kegiatan Ekonomi Kreatif dan sosialisasi Regulasi Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Ekonomi Kreatif di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung Selasa, 29 Oktober 2019.

Kegiatan ini guna menindaklanjuti kesepakatan bersama antara Badan Ekonomi kreatif dengan Pemerintah Provinsi Lampung tentang kegiatan pengembangan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Lampung Nomor:  156/NK/BEKRAF/X/2019 dan Nomor: G/V.20/HK/2019. Hal tersebut sejalan dengan implementasi Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Lampung 2019-2024 yang salah satunya adalah mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui mengembangkan sentra-sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.


Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan peran aktif dari semua pihak baik itu Pemerintah Daerah, Akademisi, Pelaku Usaha, Komunitas dan Media dalam Implementasi Rindekraf di daerah. Dan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat menyinergikan rencana dan strategi dari kebijakan Rindekraf ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“ Kita semua harus memberikan perhatian khusus agar Pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung semakin menggeliat, dapat menggerakan roda perekonomian sekaligus dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat menuju Lampung Berjaya”, kata Sekprov Fahrizal Darminto.

Kemudian ia juga menyampaikan Ekonomi Kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari suatu ide atau gagasan kekayaan intelektual yang mengandung keorisinilan, lahir dari kreativitas intelektual manusia, berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan serta warisan budaya. “Sebuah kreatifitas akan menambah nilai dari sebuah produk yang pada akhirnya akan menambah nilai jual dari sebuah produk. Sebuah produk dengan bahan yang sama akan memiliki nilai yang berbeda dengan sentuhan kreatrifitas”, katanya.


Sementara itu Dewan Riset Daerah, Erwanto menyampaikan Lampung memiliki banyak sekali potensi indutri kreatif diantaranya dibidang kuliner, arsitektur, kriya, disain, fashion, seni pertunjukan dan produk. Selain itu disampaikannya juga bahwa kemajuan ekonomi kreatif akan memacu pertumbuhan kemajuan pariwisata di suatu daerah. Ekonomi kreatif juga akan bermanfaat untuk mendorong tumbuhnya binsnis startup, percepatan inovasi, bisnis menjadi lebih kompetitif, menciptakan manusia kreatif, meningkatkan kualitas produk , membuka lapangan kerja, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi.


“Ekonomi kreatif dan pariwisata sangat berpengaruh dalam kegiatan pariwisata terdapat tiga aktivitas seperti Something to see yang akan berhubungan dengan Festival dan proses kebudayaan, kemudian Something to do akan berhubungan dengan wisatawan berlaku sebagai konsumen akti, tidak hanya melihat atraksi dan membeli souvenir tapi ikut serta dalam atraksi  ( ibadah, seni musik dan sebagainya). Selain itu Something to buy akan menimbulkan aktivitas untuk membeli souvenir , konsumsi makanan dan minuman  dan pakaian”, kata Erwanto.

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar