#pasarsmep#beritalampung#proyek

Pertemuan Pedagang Pasar SMEP—Pemkot Belum Temui Benang Merah

( kata)
Pertemuan Pedagang Pasar SMEP—Pemkot Belum Temui Benang Merah
Pembangunan Pasar SMEP, Bandar Lampung. Dok/Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co): Ketua Paguyuban Pedagang Pasar SMEP Sarbini mengatakan sudah melakukan pertemuan dengan Pemkot Bandar Lampung yang diwakili Dinas Perdagangan serta UPT Pasar Bandar Lampung, Kamis, 23 Juli 2020.

Sarbini mengatakan bahwa pertemuan tersebut terkesan hanya pertemuan sharing informasi dan menampung keluhan dari para pedagang.

"Pertemuan kemarin itu kayak cuma ngobrol masalah kami, terus data nama-nama pedagang," kata Sarbini kepada Lampost.co, Jumat, 24 Juli 2020.

Ia mengatakan pertemuan itu terkesan meraba, karena semua yang dikatakan oleh pihak pemerintah belum ada yang positif akan dibawa kemana nantinya para pedagang.

"Belum jelas bakal dapat lapak atau gak, kalau didata memang iya. Cuma gak ada omongan pedagang lama pasti dapat lapak atau enggak," kata dia.

Baca juga: Pembagian Lapak Para Pedagang Pasar SMEP Masih Belum Jelas

Ia melanjutkan bahwa pihak Paguyuban melihat perbincangan antara pihak pemerintah mengatakan sebisa mungkin akan menempatkan pedagang lama.

"Pemerintah bilang sebisa mungkin dan berharap yang menempati lapak baru itu ya pedagang lama dan yang memang ada di lingkungan situ," ujarnya.

Menurutnya, lokasi yang baru juga belum jelas jumlah lapak yang tersedia. "Kan kalau pasar itu ada bagian khusus kaya khusus sayur, parutan kelapa atau gilingan, pecah belah, sembako. Nah, ini kita yang belum tau," katanya.

Sarbini mengatakan bahwa pihak dinas masih belum bisa menjelaskan lantaran pembangunan yang masih berjalan dan belum rampung.

"Ya kita tunggu aja sampai selesai gimana ini kelanjutannya. Alasannya kan karena belum selesai makanya belum bisa dipetakan. Kita para pedagang gak bisa berharap lebih," ujar dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar