#muri#pertanian#fp#unila

Pertanian Unila akan Terima Rekor Muri Fakultas Pemegang Paten Terbanyak

( kata)
Pertanian Unila akan Terima Rekor Muri Fakultas Pemegang Paten Terbanyak
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Prof. Irwan Sukri Banuwa saat memamerkan Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia 2018 tentang


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Fakultas Pertanian Universitas Lampung amendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan capaian 'Fakultas Pemegan Paten Terbanyak' tahun 2019. Acara penyerahan penghargaan tersebut rencananya akan dilakukan pada akhir bulan Juli ini oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana dan Presiden RI Joko Widodo. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Prof. Irwan Sukri Banuwa mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada pihaknya karena telah berhasil mendapatkan 26 hak paten dalam waktu 7 bulan 12 hari.

Penghargaan tersebut baru Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang mendapatkannya di Indonesia. "Berkat semangat dan kerja keras kawan-kawan dosen disetiap program studi dan semua pihak yang membantu, alhamdulillah kita dapat rekor," katanya kepada Lampung Post, Minggu (7/7/2019).

Untuk sertifikat paten sederhana didapatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan undang-undang nomor: 13 tahun 2016 tentang Paten. Perlindungan paten sederhana untuk invensi tersebut diberikan selama 10 tahun terhitung dari tanggal penerimaan. Sertifikat paten tersebut langsung ditandatangani oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Direktur Jendral Kekayaan Intelektual, Dr. Freddy Haris.

"Biasanya untuk mendapatkan 1 hak paten memerlukan waktu 5-7 tahun lamanya. Namun berkat semangat dan berbagah pihaknya maka bisa mempercepat mendapatkan hak paten tersebut," kata Guru Besar Pertanian Bidang Konservasi Tanah dan Air ini.

Ia mengatakan penghargaan MURI ini merupakan kali kedua untuk Fakultas Pertanian. Sebelumnya pada tahun 2018, pihaknya telah mendapatkan Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia tentang "Pencatatan Hak Cipta Terbanyak dalam Kurun Waktu Satu Catur Wulan" yang langsung ditandatangin oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana pada 27 Februari 2019.

Triyadi Isworo







Berita Terkait



Komentar