#pertamina#saranaprasarana

Pertamina Pastikan Kesiapan Sarana dan Fasilitas di JTTS

( kata)
Pertamina Pastikan Kesiapan Sarana dan Fasilitas di JTTS
Pertamina memastikan kesiapan sarana dan fasilitas di JTTS. FRoto Dok Pertamina

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pertamina meninjau kesiapan sarana dan fasilitasnya di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjelang arus puncak liburan tahun baru.

Peninjauan ini dilakukan langsung oleh Komisaris PT Pertamina (Persero), Condro Kirono bersama Senior Vice President Business Operation, Yanuar Budi Hartanto, Vice President Customer Care, Mars Ega, General Manager Marketing Operation Region II Sumbalgsel, Primarini, dan General Manager Refinery Unit III Plaju, Joko Pranoto.

“Peninjauan ini memastikan ketersediaan stok di lapangan serta mengapresiasi kinerja para operator, motoris, dan awak mobil tanki yang selalu siaga melayani pelanggan,” kata Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, Senin, 30 Desember 2019.

Selama Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru), Pertamina menyiagakan sarana dan fasilitas di 13 titik Rest Area Tol Trans Sumatera, selain menjual bahan bakar minyak (BBM), Pertamina juga menyediakan produk Pelumas serta Bright Gas.

“Sejak dimulai Satgas Nataru pada 18 Desember lalu, terdapat peningkatan rata- rata konsumsi di ruas Tol Trans Sumatera, baik untuk jenis Gasoline maupun Gasoil,” ujar Rifky.

Untuk Gasoline di jalur A Bakauheni menuju Palembang terdapat peningkatan hingga 2477%, sedangkan jalur B Palembang menuju Bakauheni meningkat sebesar 569%. Untuk Gasoil jalur A terdapat peningkatan 176% dan jalur B meningkat 139%.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, Rifky mengatakan Pertamina telah menyiapkan beberapa langkah. “Antara lain penempatan tanki mobile storage di beberapa titik serta layanan motoris yang dapat di akses melalui Call Center 135,” tambahnya.

Pada kesempatan ini Condro, Yanuar, Ega, Primarini, dan Joko juga memberikan santunan bagi anak yatim serta bingkisan bagi operator, motoris, dan AMT yang sedang bertugas.

“Konsepnya adalah berbagi keberkahan. Dengan semua hasil yang kami capai tentunya Pertamina harus berkontribusi lebih lagi kepada yang membutuhkan. Untuk operator, motoris, serta AMT, merekalah pejuang energi lini depan Pertamina selama masa Satgas Nataru, pekerja keras yang tiada henti melayani pelanggan Pertamina dengan senyuman,” kata Condro.

Santunan anak yatim sebesar Rp100 juta tersebut disalurkan untuk dua panti asuhan, yakni Panti Asuhan Kasih Nusantara dan Eiben Lezer. Pada peninjauan kali ini total 32 orang  operator, motoris, dan AMT yang mendapatkan bingkisan langsung.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar