#rekening#permatabank#perbankan#indopremier

Pertama di Indonesia, Pembukaan Rekening Efek Secara Full Digital

( kata)
Pertama di Indonesia, Pembukaan Rekening Efek Secara Full Digital
Grand Launching digitalisasi pembukaan rekening efek dan rekening pertama di Indonesia di Jakarta, Selasa (23/10). (Foto: Dok)


JAKARTA (Lampost.co) -- PT. Indo Premier Sekuritas (IndoPremier) bekerjasama dengan PT Bank Permata Tbk (PermataBank) kini hadir dengan terobosan terbaru menyederhanakan proses pembukaan rekening efek saham dan reksa dana secara full digital, tanpa memerlukan tanda tangan basah calon investor.

Jika sebelumnya, proses pembukaan rekening efek bisa memakan waktu beberapa hari karena masih diperlukannya tanda tangan basah dan verifikasi melalui tatap muka, dengan proses terbaru ini cukup memerlukan waktu kurang dari 1 jam untuk pembukaan rekening efek saham dan reksadana. Ini semudah seperti pengalaman nasabah saat mendaftarkan diri di situs e-commerce untuk berbelanja.

Calon investor cukup melakukan registrasi secara digital dengan mengunduh terlebih dahulu aplikasi IPOTGO dan IPOTPAY milik IndoPremier, memasukkan nomor e-KTP, mengunggah foto diri dengan memegang e-KTP dan foto spesimen tanda tangan.

Dalam waktu kurang dari satu jam, nasabah akan mendapatkan rekening efek sebagai rekening transaksi, sub rekening efek (SRE) sebagai rekening penyimpanan efek, nomor SID (Single Investor Identification) serta rekening dana nasabah (RDN) yang dibukakan di Permata Bank sebagai bank RDN terdaftar untuk rekening penampungan dana.

"Terobosan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan jumlah investor baru secara signifikan, karena permasalahan utama yang menjadi keluhan calon investor yang ingin bertransaksi efek sudah bisa diatasi," tegas President Director PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The dalam rilis yang diterima lampost.co, Rabu (24/10/2018).

Standar industri yang lama bisa memakan waktu 2-3 hari bagi calon investor yang berbasis di Jabodetabek untuk memiliki rekening efek lengkap yang siap transaksi. Proses tersebut bisa membutuhkan waktu 1 minggu atau bahkan lebih, bagi calon investor yang berada di luar Pulau Jawa.

Kemudahan ini diyakini bisa menumbuhkan animo positif masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di efek saham maupun reksa dana. Selain itu diharapkan bisa meningkatkan pemerataan dan akses ke pasar modal bagi investor-investor yang di daerah.

Moleonoto The menjelaskan dalam proses pembukaan rekening efek instan ini, IndoPremier bekerja sama dengan PermataBank sebagai penyedia rekening dana nasabah (RDN). Hal ini karena terobosan teknologi yang diadopsi PermataBank merupakan komponen penting yang memungkinkan proses pembukaan rekening efek instan ini bisa direalisasikan. Dengan RDN tersebut, investor mendapatkan keamanan ekstra, karena dana ditampung dalam rekening khusus atas nama investor yang setiap saat bisa diakses. Selanjutnya mendapatkan kemudahan dalam berinvestasi tanpa harus direpotkan dengan aktivitas pemindahan dana yang memakan waktu dan biaya.

Sementara itu, Ridha DM Wirakusumah, Direktur Utama PermataBank mengaku senang bisa menjadi mitra IndoPremier dalam meluncurkan layanan pembukaan rekening efek instan yang pertama di Indonesia ini. Hal ini sejalan dengan komitmen PermataBank untuk terus berinovasi memberikan produk dan layanan yang Simple Fast dan Reliable.

"Kedepannya kami akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan mudahnya berinvestasi di efek saham dan reksa dana serta mengembangkan teknologi yang menunjang," kata dia.

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar