#LampostWeekend#Sorot#Natal-TahunBaru#Perayaan

Persiapan Jemaat Sambut Natal

( kata)
Persiapan Jemaat Sambut Natal
Sejumlah persiapan untuk menyambut Natal mulai dari pernak-pernik hingga pengamanan. LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Merayakan Natal menjadi salah satu momen paling ditunggu bagi umat kristiani. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut sang juru selamat. Setiap jemaat memiliki momen spesial masing-masing untuk merayakan Natal.
Satu di antara jemaat di Gereja Katedral Tanjungkarang, Paulus M, yang juga merupakan salah satu pengurus gereja setempat, mengungkapkan perayaan Natal menjadi momen sakral dan spesial bagi umat kristiani. Sebagai pengurus gereja, bisa menyelesaikan tugas dan menyiapkan sarana ibadah dengan baik agar jemaat khusyuk menjadi hal yang menyenangkan baginya.
"Sejak masuk Desember atau masa advent, segala persiapan ibadatnya sudah dipersiapkan. Yang paling spesial dari Natal adalah persiapan batin dengan ketobatan untuk memperbaiki hidup. Kemudian pertobatan sebelum Natal atau pengakuan dosa itu paling istimewa yang dinanti setiap umat," kata jemaat asal Perumahan Nusantara Permai, Sukarame, beberapa hari lalu.
Dia melanjutkan momen istimewa Natal adalah ketika berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara. Paulus juga mengungkapkan di gereja Katolik, Natal tahun ini mengangkat tema Keluarga menghidupi sakramen perkawinan, keluarga menciptakan kedatangan Kristus dengan membaca kitab suci dan berdoa bersama di dalam keluarga.
Menurutnya, meski ada perasaan khawatir dan cemas, hal itu tidak menyurutkan semangat untuk beribadah. Soal pengamanan, mereka telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. "Perasaannya ya merasa aman saja, tetapi harus selalu waspada dan tidak berlebihan," ujar pria yang mengaku akan mudik ke Yogyakarta itu.
Hal senada diungkapkan oleh Petrus Sugondo. Menurut dia, momen istimewa merayakan Natal dengan menyiapkan lahir dan batin. Sebagai manusia biasa, dia punya rasa khawatir terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, mereka percaya kepada aparat yang selama ini selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal.
"Harapan kami Natal tahun ini adalah kebersamaan antarumat beragama, seperti Allah mengasihi semua orang tanpa membeda-bedakan dan saling menjaga," kata jemaat yang tinggal di Jalan Jenderal Suprapto, Tanjungkarang Pusat.
Vicaris Mardike Viska, jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GBIB) Marturia, mengungkapkan persiapan menyambut Natal sudah berjalan. Mulai dari latihan menyanyi, drama siluet pada 26 Desember, ibadah diakonia, serta memberikan sembako bagi anak yatim dan warga sekitar GPIB, dan sebagainya.
Jemaat asal Way Halimpermai itu mengaku momen paling ditunggu saat Natal adalah kumpul bersama keluarga. Menurutnya, keluarga yang datang dari jauh untuk berkumpul bersama menambah sukacita Natal. "Kalau ibadah sama saja, yang membedakan ada pernak-perniknya. Kemudian yang membedakan lainnya juga ada alunan musik yang mengiringi. Ada lagu-lagu khusus Natal," kata perempuan berambut panjang itu. 

Nur Jannah









Komentar