#perserubadaklampung#sepakbola

Perseru Badak Lampung Jadi Momentum Kebangkitan Bali United

( kata)
Perseru Badak Lampung Jadi Momentum Kebangkitan Bali United
Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (kanan). Antara/Fikri Yusuf

JAKARTA (Lampost.co) -- Laga menjamu Perseru Badak Lampung akan menjadi momentum Bali United untuk bangkit. Laskar Tridatu, julukan Bali United, akan menjamu Perseru Badak Lampung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa, 22 Oktober 2019, pukul 18.30 WIB.

Pada laga sebelumnya, tim besutan Fernando Cugurra menuai hasil memalukan saat bertandang ke markas Borneo FC, Jumat (18/10) lalu. Saat itu, mereka dipermak enam gol tanpa balas dari tim berjuluk Pesut Etam tersebut.

Kemenangan tentunya akan mengukuhkan Laskar Tridatu di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin pesaing terdekatnya Madura United. Apalagi dalam laga nanti, tuan rumah mempunyai modal penting karena bisa kembali diperkuat Stefano Lilipaly usai membela Timnas Indonesia. Kehadiran pemain naturalisasi tersebut bisa menjadi amunisi untuk mencetak gol atau menopang bomber Ilija Spasojevic.

Tiga poin berpeluang direngkuh Irfan Bahcdim dan kolega saat menghadapi Perseru Badak Lampung. Pasalnya, tim tamu datang dengan rekor buruk menyandang dua kekalahan beruntun melawan Semen Padang dan Barito Putera.

Teco, sapaan akrab Stefano Cugurra, siap menghadapi peringkat ke-15 klasemen itu, meski memiliki waktu persiapan yang singkat. "Kami memang punya waktu yang singkat setelah dari pertandingan melawan Borneo FC. Kami hanya memiliki dua kali latihan kemarin dan hari ini. Fokus kami saat ini adalah recovery agar pemain punya kondisi bagus untuk pertandingan besok. Kami juga sudah bicara ke pemain untuk mengoreksi diri setelah hasil di Samarinda," ujar Teco, dilansir dari situs resmi klub.

Sementara itu, Spasojevic ingin membalas kekalahan kontra Borneo dengan hasil maksimal melawan Perseru Badak Lampung. "Mengenai persiapan, kami sudah melakukan persiapan dengan sangat maksimal. Tentunya kami ingin menang di kandang dan ingin membuktikan bila hasil di Samarinda kemarin hanya karena hari yang buruk dan bukan karena kualitas kami," ujarnya.

Media Indonesia

Berita Terkait

Komentar