#Perguruantinggi#Mahasiswa#SNMPTN#SBMPTN

Persaingan Era Baru

( kata)
Persaingan Era Baru
Persaingan Era Baru

PERGURUAN tinggi negeri (PTN) selalu menyajikan arena persaingan bagi para lulusan SMA/sederajat untuk melanjutkan pendidikan. Tahun ini, sebanyak 590.830 siswa harus bersaing agar dapat diterima di PTN seluruh Indonesia melalui jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang merupakan seleksi nilai rapor.

Dari total tersebut, sebanyak 18.931 siswa bersaing untuk dapat diterima di Universitas Lampung yang hanya menyediakan sekitar 1.485 kursi untuk seleksi jalur pertama ini.

Sambil menunggu pengumuman SNMPTN yang baru dilakukan 17 April, tak sedikit siswa yang sudah melakukan berbagai persiapan, mengantisipasi jika tak diterima pada jalur seleksi pertama tersebut. Mengikuti bimbingan belajar di luar jam sekolah menjadi amunisi yang banyak dipersiapkan siswa agar dapat kembali bersaing di jalur seleksi berikutnya, yakni seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Jalur seleksi yang dianggap lebih berat karena berbasis ujian tertulis.

Lantas, apakah persaingan usai, ketika seseorang sudah diterima di PTN favorit, mengenyam pendidikan dan lulus dengan ijazah dari kampus ternama?

Persaingan baru, kini justru kembali hadir dalam wujud berbeda, yakni persaingan era digital yang menciptakan situasi tak menentu (disrupsi) di berbagai lini kehidupan. Sebab, banyak pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan tenaga terdidik pun lambat laun tergantikan oleh mesin.

Untuk itu, calon mahasiswa sebaiknya tak hanya terjebak dengan persaingan sesaat, seperti saat harus bersaing diterima menjadi mahasiswa universitas negeri. Tetapi, lebih jauh, harus mampu membaca persaingan era baru yang amat dinamis. Sebab, era digital tak mengutamakan persaingan pengetahuan semata, apalagi status ijazah apakah lulusan dari perguruan tinggi negeri atau swasta.

Era digital membuka peluang yang lebih besar bagi siapa saja untuk bersaing, terutama bagi mereka yang selalu membekali diri dengan keterampilan-keterampilan baru, kreatif, dan mampu menciptakan sebuah inovasi. Lantas, apakah PTN sudah menyediakan berbagai hal tersebut? n

Rudiyansyah

Berita Terkait

Komentar