#aksesdata#bps#unila

Permudah Akses Data, BPS Lampung Resmikan Pojok Statistik di Unila

( kata)
Permudah Akses Data, BPS Lampung Resmikan Pojok Statistik di Unila
Dekan FEB Unila Nairobi bersama Kepala BPS Lampung Endang Retno Sri Subiyandani resmika Pojok Statistik pertama perguruan tinggi di Lampung. (Foto:Dok)


Bandar Lampung (lampost.co)--Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung resmikan pojok statistik pertama di perguruan tinggi di Lampung,  yakni di Universitas Lampung (Unila).

Kepala BPS Lampung Endang Retno Sri Subiyandani mengatakannya Pojok Statistik merupakan layanan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik dan perguruan tinggi.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BPS dalam penyebarluasan ragam dan manfaat produk statistik yang dihasilkan oleh BPS di lingkungan perguruan tinggi. Melalui Pojok Statistik, diharapkan literasi dan pemanfaatan statistik di lingkungan perguruan tinggi meningkat, katanya.

"Target kita di beberapa universitas besar di Lampung bisa membuat pojok statistik untuk permudah antara pengguna data dengan produsen data," katanya, Rabu, 13 Juli 2022.

Endang mengatakan jika bentuk sinergi antara BPS dan perguruan tinggi ini tidak hanya mencakup pada penyediaan layanan statistik di perguruan tinggi. Tapi juga mendukung program kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi program baru di lingkungan perguruan tinggi.

Ia pun memaparkan hasil profil layanan pengguna 2021 data BPS paling banyak adalah perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa yakni sebesar 58%.

"Jadi sudah selayaknya perlu membuat pojok statistik di perguruan tinggi, mereka tidak perlu jauh-jauh cari BPS,  dan diharapkan pelayanan statistik jadi lebih dekat bisa terima manfaat langsung dari pelayanan yang mudah dan dekat," ujarnya.

Terpisah, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila Nairobi mengatakan adanya pojok statistik ini dapat meningkatkan pemahaman literasi statistik di perguruan tinggi.

"Ini merupakan sesuatu yang berharga di Unila, sehingga mahasiswa dapat mengakses data dengan mudah dan cepat," ujarnya.

Menurutnya, Unila sebagai perpanjangan tangan dari BPS untuk keterbukaan informasi dan data bagi masyarakat dan mahasiswa.

"Tinggal datang saja, tak perlu surat-surat izin permintaan data. Tinggal isi daftar hadir aja," jelasnya.

Sri Agustina






Berita Terkait



Komentar