#PernikahandiBawahUmur#PasanganMuda#UsiaMenikah

Pasangan di Bawah Umur tak Bisa Mencatatkan Pernikahan di KUA

( kata)
Pasangan di Bawah Umur tak Bisa Mencatatkan Pernikahan di KUA
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Image

KALIANDA (Lampost.co) -- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akan menolak permohonan menikah bagi calon pengantin di bawah umur. Batas usia yang tidak bisa dinikahkan adalah anak usia di bawah 19 tahun.

Kepala KUA Kecamatan Palas, Tamsir Ridwan, ketentuan ini efektif per November 2019. KAU Palas tidak bisa menikahkan pasangan di bawah umur. 

"Tidak boleh lagi mencatat anak di bawah 19 tahun untuk dinikahkan. Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan," kata Tamsir lewat sambungan telepon, Kamis, 17 Oktober 2019.

Tamsir menjelaskan perubahan UU Perkawinan yang disahkan DPR pada 16 September 2019 dan diundangkan pada 16 Oktober 2019 itu, penghulu tidak boleh lagi mencatatkan perkawinan di bawah umur 19 tahun, baik calon suami maupun calon istri. Kecuali ada dispensasi dari Pengadilan Agama.

"Saat ini usia menikah minimum bagi laki-laki dan perempuan menjadi sama, yakni 19 tahun. Jadi, sekarang dibawah umur itu tidak bisa. Kecuali, pasangan pengantin itu sudah mendapatkan dispensasi dari Pengadilan Agama," kata dia. 

Menurut Tamsir, pihaknya kini tengah gencar mensosialisasikan undang-undang tentang perkawinan tersebut kepada masyarakat. Bahkan, pihaknya mengimbau langsung melalui para kepala desa.

"Undang-undang itu merupakan tugas semua kalangan untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pernikahan di bawah usia minimum. Hal ini agar kualitas keluarga dan anak-anak yang dilahirkan menjadi manusia unggul dan berkualitas," kata dia.

Armansyah

Berita Terkait

Komentar