#pemkabmesuji#beritalampung

Permintaan Tinggi Dongkrak Harga Sawit di Mesuji

( kata)
Permintaan Tinggi Dongkrak Harga Sawit di Mesuji
Kelapa sawit. Ilustrasi


Mesuji (Lampost.co) -- Harga kelapa sawit di Mesuji menembus Rp2.550 per kg, Kamis, 21 Oktober 2021.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Mesuji, Arif Arianto, menjelaskan kenaikan harga sawit itu dari tingginya permintaan saat ini.

"Harga sawit tinggi, dampak permintaan global yang juga tinggi. Bukan karena rencana replanting atau peremajaan sawit yang kemungkinan terjadi pada 2026. Ini karena sawit menjadi bagian dari campuran bahan bakar biodisel," jelas Arif.

Sejauh ini, stok buah sawit masih relatif stabil. Ada dua perusahaan besar yang menerima sawit dengan harga Rp2.550 per kg, yakni PT Tunas Baru Lampung dan PT Garuda Bumi Perkasa.

Saat ini, ada total 21.600 hektare kebun sawit yang dimiliki masyarakat dan 48.148 hektare kebun yang dikuasai perusahaan dengan hak guna usaha (HGU).

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Mesuji, Achiri, menerangkan Mesuji mengusulkan peremajaan kebun sawit ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Dirjen Perkebunan. 

"Sejauh ini baru terdata yang berpotensi di replanting 1000-an haktare. Kriterianya kebun yang terindikasi sawit palsu, kebun sawit dengan usia di atas 25 tahun, dan sawit kurang dari 25 tahun tapi produktifitasnya buruk per tahun," jelas Achiri.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar