#bsu#bantuansubsidiupah#kemennaker#penaikanbbm#hargabbmnaik

Permintaan Pengisian Data Penerima BSU di Medsos Hoaks

( kata)
Permintaan Pengisian Data Penerima BSU di Medsos Hoaks
Ilustrasi. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan informasi yang beredar di media online dan media sosial yang berupa permintaan pengisian data penerima bantuan subsidi upah (BSU) 2022 dengan mengatasnamakan Kemnaker adalah hoaks.

"Form yang beredar, yang isinya meminta mengisi data penerima BSU yang mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan itu hoaks," kata Kepala Biro Humas Chairul Fadhly Harahap, melalui siaran pers, Rabu, 14 September 2022.

Chairul menegaskan data calon penerima BSU hanya berasal dari BPJS Ketenagakerjaan dan dikirimkan ke Kemnaker secara sistem, serta tidak ada permintaan data kepada masyarakat. Dia mengingatkan informasi resmi mengenai BSU hanya melalui situs kemnaker.go.id dan akun media sosial resmi Kemnaker.

"Jadi teman-teman dimohon untuk cek langsung ke situs Kemnaker dan akun medsos resmi Kemnaker. Jangan ngecek ke yang lain yang belum tentu kebenarannya," ujarnya.

Baca juga: Penyaluran BSU BBM di Lampung Baru untuk 262.217 Penerima

Seperti diketahui, Kemnaker mulai memproses pencairan BSU 2022 bagi pekerja/buruh pada Jumat malam, 9 September 2022. Seperti pelaksanaan BSU pada tahun-tahun sebelumnya, BSU 2022 juga dicairkan secara bertahap.

"Alhamdulillah, malam ini (Jumat) kami telah memproses pencairan dana BSU tahap pertama bagi 4,36 juta orang pekerja/buruh dengan anggaran mencapai Rp2,61 triliun," kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi.

Ia mengatakan dana tersebut diteruskan kepada Bank Himbara selaku bank penyalur melalui KPPN untuk selanjutnya disalurkan kepada para penerima BSU tahap pertama.

Para penerima BSU tahap pertama dapat mengecek di rekening Himbara masing-masing dan mengambil dana BSU secara bertahap mulai Senin, 12 September 2022.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar