#telur#peternakan#sembako

Permintaan Meningkat Picu Kenaikan Harga Telur di Lamsel

( kata)
Permintaan Meningkat Picu Kenaikan Harga Telur di Lamsel
Dinas Peternakan Lampung Selatan. Dok Lampost.co


Kalianda (Lampost co) -- Naiknya harga telur ayam ras dan ayam potong di sejumlah pasar Lampung Selatan, disebut karena faktor permintaan yang tinggi menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022.

"Bahkan, permintaan e -warung untuk telur ayam ras juga cukup banyak. Karena, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk komoditas telur pun meningkat. Jadi, itulah bebeapa faktor penyebab naiknya harga telur dan ayam potong," ujar Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan Rini Ariasih, Selasa malam, 28 Desember 2021.

Baca juga: Ini Penyebab Harga Telur di Bandar Lampung Meroket

Menurut Rini, menjelang akhir tahun memang sudah biasa harga telur ayam dan ayam potong naik. Kalau untuk produksi telur ayam ras dan ayam potong masih normal seperti biasa. Lalu, untuk stok pun masih mencukupi.

"Ya hanya permintaan terhadap komoditas telur ayam ras dan ayam potong jelang akhir tahun ini cukup banyak. Itu, artinya segi perekonomian di Lampung Selatan sudah mulai ada peningkatan," katanya.

Dia menjelaskan mengenai apakah Pemkab Lampung Selatan akan mengelar operasi pasar (OP), hal itu menjadi kewenanganya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagind) Lamsel.

"Tapi, Rabu, 29 Desember 2021 akan dilaksanakan Bazzar di depan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Selatan, kami sudah hubungi beberapa pelaku usaha ayam petelur untuk ikut dalam Bazzar tersebut," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, harga telur ayam ras kini mencapai Rp30 ribu/Kg dan harga ayam potong mencapai Rp50 ribu/ekor ukuran besar.

Winarko







Berita Terkait



Komentar