#covid-19lampung#korona

Perlu Kreativitas dalam Membatasi Pergerakan Orang

( kata)
Perlu Kreativitas dalam Membatasi Pergerakan Orang
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Diperlukan sejumlah kreativitas dari pemangku kepentingan untuk memperbaiki upaya pengendalian penyebaran Covid-19 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Untuk memperbaiki pelaksanaan PPKM, perlu kreativitas dari setiap daerah untuk mengaplikasikannya. Intinya memang membatasi pergerakan orang agar penyebaran Covid-19 bisa segera terkendali," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa,2 Februari 2021.

Pada kesempatan itu, Lestari menilai, rencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalankan Program Jateng di Rumah Saja untuk membatasi pergerakan orang dan kegiatan merupakan kreativitas yang baik.

Meski hanya untuk dua hari di akhir pekan pada 6 dan 7 Februari 2021, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, Program Jateng di Rumah Saja bisa menjadi upaya pembelajaran bagi masyarakat dan pemda dalam menyikapi penyebaran Covid-19 yang relatif masih tinggi.

Di tengah pergerakan orang yang diharapkan minimal saat pelaksanaan program tersebut, upaya testing dan tracing juga harus ditingkatkan sehingga pengendalian bisa lebih terukur.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap sejumlah daerah yang masih memiliki banyak zona merah dan zona oranye menerapkan sejumlah kreativitas untuk membatasi pergerakan orang dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di setiap wilayah mereka.

Tentu saja, jelas Rerie, sejumlah kreativitas untuk membatasi pergerakan orang harus mendapat dukungan semua pihak, baik para pemangku kepentingan juga masyarakat.

Upaya pengendalian orang, menurut Rerie, bisa juga berbentuk sikap tegas pada penerapan disiplin protokol kesehatan dalam setiap aktivitas publik di masing-masing wilayah, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mencegah kerumunan dan mencegah mobilitas orang.

“Diharapkan dengan sejumlah kreativitas yang muncul di daerah dalam mengendalikan penyebaran virus korona, bisa mendapatkan strategi pengendalian Covid-19 yang tepat di kemudian hari,” kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar