#truk#muatanlebih#kecelakaan#beritanasional

Perlu Kerjasama Cegah Truk Bermuatan Lebih

( kata)
Perlu Kerjasama Cegah Truk Bermuatan Lebih
Foto Dok Lampost.co

JAKARTA (Lampost.co) -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyebut, pemerintah tak bisa sendiri menertibkan truk bermuatan lebih. Seluruh pihak diminta solid mencegah kecelakaan akibat muatan berlebih.
 
"Ini butuh kerja sama semua pihak karena faktor kecelakaan kemarin (Tol Cipularang KM 91) adalah masalah muatan dan dimensi kendaraan," kata Budi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 10 September 2019.
 
Dia menyebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah meminta pengawasan dan penegakkan hukum di jalan tol diperketat. Harapannya, kecelakaan di Tol Cipularang tidak terulang.


Budi menyebut arahan tersebut akan direalisasikan. Minggu depan, kata dia, Dirjen Hubungan Darat dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengumpulkan lebih dari 200 operator truk.
 
"Untuk meminta komitmen bersama menormalisasi dimensi truknya," ujar Budi.
 
Dia yakin hal itu bisa menunjang pengawasan truk di jalan tol. Selain itu, Budi berharap seluruh operator truk kooperatif.
 
"Sehingga muatan sesuai aturan, mengurangi kecelakaan serta kerugian negara akibat kerusakan jalan," pungkas Budi.
 
Kecelakaan terjadi di KM 89 hingga KM 91 Tol Cipularang pada pukul 13.00 WIB, Senin, 2 September 2019. Sebanyak 21 kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut yang terdiri dari truk, bus, hingga kendaraan pribadi.
 
Delapan orang tewas dalam insiden itu, empat di antaranya sudah teridentifikasi. Pengemudi dump truk yakni S dan DH ditetapkan jadi tersangka. Namun, penetapan tersangka DH gugur secara hukum karena meninggal saat kecelakaan terjadi.
 

Medcom.id

Berita Terkait

Komentar