#Petani#LampungBarat

Perlu Irigasi, Petani Di Suoh cuma Bisa Mengandalkan Hujan

( kata)
Perlu Irigasi, Petani Di Suoh cuma Bisa Mengandalkan Hujan
Petani di Suoh sedang membajak sawah/Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co): Musim hujan merupakan berkah yang sangat dinanti-nanti oleh sejumlah petani, terutama sebagian petani tadah hujan di Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat dan sekitarnya.

"Musim hujan adalah hal yang kami nanti-nanti untuk kebutuhan sumber air bagi sawah kami. Bahkan saat ini kami masih menyedot sungai sekitar untuk memenuhi kebutuhan tanam di sawah kami," kata Yudi salah satu petani di Pekon Suoh, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lambar, Senin, 7 Desember 2020.

Ia menambahkan, musim hujan memang sudah berlangsung sejak beberapa pekan belakangan, namun hal itu dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan air untuk area persawahan.

"Musim hujan yang sudah datang sejak sebulan ini, itu belum juga bisa memenuhi kebutuhan air bagi sawah tadah hujan," lanjut dia.

Ia mengaku, dirinya bersama petani lainya di sepanjang aliran sungai Way Semangka selama ini hanya mengandalkan tadah hujan. Sebab sampai saat ini belum ada irigasi meskipun sawahnya berdekatan sungai. Untuk mendapatkan air itu pihaknya harus menyedot menggunakan mesin dompeng yang dialirkan menggunakan pipa besar.

"Kondisi sungainya terlalu rendah sehingga sangat sulit jika mau dibangun irigasi. Karena itu, petani terpaksa menyedot menggunakan mesin," katanya lagi.

Panjang pipa yang digunakan untuk menyedot sungai semangka guna mengaliri lahan sawah itu yakni paling jauh  ada yang hingga mencapai 300 meter.

"Di sini rata-rata petani menyedot Way Semangka untuk mengaliri sawahnya," kata dia.

Untuk dapat mengaliri sawah itu, lanjut dia, pihaknya membutuhkan waktu selama sehari penuh dengan memakan 35 liter solar terlebih jika menanam di saat tidak di musim penghujan.

"Kalau sawah petani yang memiliki irigasi rata-rata sudah tanam, tapi kami harus menunggu hujan datang maka saat  ini masih proses pengolahan lahan dan inipun masih harus menyedot," jelas Yudi.

Namun tentunya musim hujan yang dinanti ini diharapkan tidak sampai berdampak kepada bencana.

"Kami memang butuh hujan, Musim hujan adalah hal yang kami nanti untuk membasahi sawah kami tapi diharapkan tidak sampai menimbulkan bencana," tambahnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar