Keretaapi

Perlintasan Kereta di Bawah Flyover Natar Belum Ditutup

( kata)
Perlintasan Kereta di Bawah Flyover Natar Belum Ditutup
Belum ada upaya penutupan jalur perlintasan langsung (JPL) di km 25+3, desa Natar, Kecamatan Natar, tepatnya di bawah flyover Natar. Asrul

KALIANDA (Lampost.co) -- Hingga Rabu, 13 mei 2020, belum ada upaya penutupan jalur perlintasan langsung (JPL) di km 25+3, desa Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, tepatnya di bawah flyover Natar. Wacana penutupan ini, diutarakan PT KAI Divre IV Tanjungkarang.

Jalur tersebut merupakan satu dari 128 perlintasan tak terjaga, dengan rincian, 119 liar, 6 fly over, dan 3 underpass.

Pemantauan Lampost.co, pengendara sepeda motor masih bisa melewati jalur tersebut, namun hanya kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas karena terdapat beberapa patok vertikal berwarna kuning dan biru yang terpasang di sisi kiri dan kanan jalur kereta tersebut.

Tidak nampak juga orang atau petugas yang melakukan penjagaan di perlintasan tersebut.

Kepala Desa Natar M Arif mengatakan, hingga saat ini belum ada sosialisai baik dari PT KAI Divre IV Tanjungkarang, maupun Pihak Dishub Lampung Selatan, ke masyarakat sekitar terkait wacana penutupan jalur tersebut.

"Hingga saat ini, belum ada konfirmasinya ke warga sekitar, termasuk ke saya (Kades)," ujarnya, Rabu, 13 mei 2020.

Masyarakat pun notabane menolak penutupan jalur tersebut, karena merupakan askes warga, ketika ditutup perlu menempu jarak cukup jauh, seperti harus memutar dan naik flyover Natar terlebih dahulu.

"Jalan lintas itu sangat dibutuhkan masyarakat Desa Natar yg berjumlaj 11 dusun," katanya.

Sebelumya Kades Natar M. Arif mengatakan, warga sekitar siap membantu penjagaan jalur tersebut 1x24, agar bisa dilalui dengan aman. "Ada warga yang sanggup menjaga secara bergantian ada gaji atau tidak demi keselamatan warga kami siap pak yg penting jangan ditutup," katanya.

 

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar