#kriminal#beritatanggamus#hukum

Perkara Pembegalan di Pantai Karangbrak Dilimpahkan ke Kejaksaan

( kata)
Perkara Pembegalan di Pantai Karangbrak Dilimpahkan ke Kejaksaan
Tersangka pembegalan saat dilimpahkan ke Kejari Tanggamus. Dok


Kotaagung (Lampost.co): Polsek Limau meimpahkan berkas perkara pencurian dengan kekerasan sepeda motor atau begal dengan tersangka atas nama Dwi Mediyanda (25) warga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, Tanggamus ke Kejaksaan Negeri Tanggamus, Rabu, 25 November 2020.

Pelimpahan berdasarkan Surat Kejari Tanggamus Nomor B-1356 /L.8.19./Eoh.1/11/2020 tertanggal 18 November 2020, perihal pemberitahuan hasil penyidikan tersangka Dwi Mediyanda telah lengkap (P-21).

Kapolsek Limau Polres Tanggamus, AKP Oktafia Siagian, mengatakan berkas perkara dilimpahkan ke JPU Kejari Tanggamus Rabu, 25 November pukul 13.00 WIB. Tersangka merupakan salah satu pelaku dari 4 pelaku Curas sepeda motor dengan tempat kejadian perkara (TKP) Pantai Dusun Karangbrak, Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau.

Baca juga: `Pentolan` Jaringan Radikal Poso Ditangkap di Lampung Tengah

Atas laporan korban, Yuyun Puspaningrum (27) warga Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu tertanggal 2 Januari 2017. Serta daftar pencarian orang (DPO) Polsek Limau Nomor: DPO/07/IX/2017/Reskrim, tertanggal 18 September 2017.

"Tersangka sempat melarikan diri ke luar daerah selama 3 tahun dan menjadi DPO," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Kapolsek mengatakan tersangka menghilang sejak rekan-rekannya berhasil menjual barang hasil kejahatannya. Kemudian pihak kepolisian mendapatkan informasi jika tersangka berada di Dusun Ciluluk, Pekon Ketapang. Petugas lalu melakukan pengejaran dan menciduk tersangka pada Jumat, 28 Agustus 2020, pukul 04.00 WIB.

Sementara 3 rekan tersangka lainnya yakni, Dedek (26), Reza Alfikri (23), dan Dony Saputra (24) sudah ditangkap lebih dahulu. Dengan barang bukti sepeda motor Honda Beat BE-4105-RJ milik korban.

Sementara modus yang dilakukan oleh pars pelaku yaitu dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam (pisau) dan merampas sepeda motornya ketika berkunjung di Pantai Karangbrak.

Masing-masing pelaku memiliki peran dalam menjalankan aksinya ini. Sedangkan tersangka bertugas mengawasi keadaan sekitar.

Terhadap tersangka dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar