#ekbis#kuliner#beritalampung

Perjuangan Restoran Cepat Saji Bertahan di Tengah Pandemi

( kata)
Perjuangan Restoran Cepat Saji Bertahan di Tengah Pandemi
Usaha fried chicken lokal pertahankan usaha di tengah gempuran pesaing hingga wabah virus korona. Lampost.co/Atika Oktaria

Bandar Lampung (Lampost.co): Hadir melengkapi menu ayam krispi yang ada di Bandar Lampung, pelaku usaha asal Lampung ini tak ketinggalan ide untuk memadukan antara makanan internasional namun dengan harga yang ramah di kantong. 

Bersaing dengan bisnis kuliner ayam krispi lainnya dengan brand ternama di Indonesia, C'bezt Fried Chicken tak kehabisan akal. 

"Awal usaha ini saya coba buka untuk spesial ayam goremg krispi, namun makin kesini inovasi terus dikembangkan," kata Manager Resto, Ari Swardana kepada Lampung Post, Rabu, 30 September 2020.

Pihaknya fokus menghadirkan ayam yang segar dan jaminan sterilisasi dalam setiap penyajiannya, menjadikan resto yang beralamatkan di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam No.1, Rajabasa ini tak sepi pembeli. 

"Ayam yang segar, bumbu rahasia dapur kami, dan juga sterilisasi penyajian jadi kunci utama dalam target marketing kami," ujar alumni FEB Unila ini. 

Ia menceritakan, menu best seller yang paling diminati adalah ayam saus pedas dengan bumbu rahasia. Yang paling menarik, harga yang di patok oleh resto ini sangat ramah di kantong. 

"Posisi resto kami kan ada di pusat pendidikan, kampus-kampus, sekolahan, kamtor juga jadi kami sajikan harga murah tapi bukan makanan murahan," jelasnya. 

Namun, ditengah pandemi ini ia menjelaskan, bahwa usahanya mengalami penurunan yang drastis. "Saya rasa hampir semua lini mengalami hal yang serupa, jadi memang alami penurunan dampak pandemi ini," jelasnya. 

Demi mempertahankan para pegawainya, ia memutar cara agar mempertahankan usahanya meskipun pengunjung yang tak sebanyak sebelum virus korona hadir sebagai virus pandemi. 

"Pemasukan berubah, tapi kita putar cara biar pelanggan gak berenti belanja disini," katanya. 

Penerapan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) diterapkannya dengan ketat. 

"Sesuai arahan pemerintah, kami ikuti gerakan 3M. Bagaimana caranya pelanggan nyaman saat dine in (makan di tempat) atau take away (bawa pulang)," katanya. 

Dengan usahanya yang bertahan dan bersaing dengan kompetitor nasional ini, ia berharap agar masyarakat mau ikuti arahan pemerintah sehingga meredam Covid-19.

"Semoga masyarakat ikuti arahan 3M agar korona cepat hilang, pelaku usaha seperti saya ini tetap bergerak," tutup dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar