#penjualbendera#beritalampung#hutri

Perjalanan Panjang Penjual Bendera Musiman dari Bandung

( kata)
Perjalanan Panjang Penjual Bendera Musiman dari Bandung
Penjual bendera di Bandar Lampung berasal dari Jawa Barat. Lampost.co/Salda Andala

Bandar Lampung (Lampost.co): Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau biasa kita kenal dengan `Agustusan` yang akan diperingati pada 17 Agustus 2020 mendatang, banyak para pedagang bendera mulai bermunculan di tepian jalan atau trotoar di wilayah Bandar Lampung, salah satunya di Jalan Sultan Agung, Way Dadi, dan Sukarame.

Agus (23) seorang pedagang bendera mengaku berasal dari Bandung, Jawa Barat. Saat ia menumpangi kapal menyeberangi Merak--Bakauheni dia tidak lagi diwajibkan rapid test dari Dinas Kesehatan.

"Gak lagi yang seperti itu (rapid test). Yang terpenting memakai masker, jaga jarak atau tidak berkerumunan," ujarnya kepada Lampost.co, Jumat, 31 Juli 2020.

Ia mengatakan bersama delapan temannya yang lain di Bandar Lampung tinggal di sebuah kontrakkan di Kelurahan Way Dadi.

"Tinggal di rumah yang dikontrakin. Alamat jelas saya gak paham bener, bapak saya yang tau persis hal itu," katanya.

Ia menambahkan dia menjual umbul-umbul ukuran panjang dengan harga mulai dari Rp40 ribu. Selain itu, dia juga menjual background bendera merah putih panjang dengan harga berkisar Rp250 ribu sampai Rp300 ribu.

Dia mengatakan untuk meninggalkan Kota Bandar Lampung mereka memastikan setelah habis bulan Agustus akan berangsur-angsur kembali ke Jawa Barat.

"Lumayan satu hari bisa 10 sampai 20 bendera habis. Semakin dekat hari H maka semakin lancar penjualan," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar