#hutan#kayu

Perhutanan Sosial Hasilkan 61 Produk Bukan Kayu

( kata)
Perhutanan Sosial Hasilkan 61 Produk Bukan Kayu
Dokumentasi pixabay.com

JAKARTA (Lampost.co)--Usaha di bidang perhutanan sosial semakin berkembang. Hingga saat ini, kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) telah menghasilkan 61 produk komoditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) untuk dipasarkan, di antaranya minyak sari buah merah, minyak oles gaharu, jus pala, bio spray gaharu, minyak kayu putih, madu mangrove, madu kars, madu kelulut, dompet bordir, kain tenun, dan kopi.

"Banyak komoditas hasil hutan bukan kayu lainnya yang dilahirkan dari kegiatan perhutanan sosial. Khusus untuk produk-produk hasil hutan bukan kayu, hingga saat ini kurang lebih ada 61 jenis produk yang telah mampu diproduksi oleh KUPS," kata Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Supriyanto melalui keterangan pers di Jakarta, Selasa (5/2/2019). 

Menurutnya, pendekatan baru negara memberikan izin untuk mengelola hutan melalui skema perhutanan sosial kian membuka peluang masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui pengembangan komoditas HHBK. Hingga saat ini, tercacat KUPS yang telah terbentuk sebanyak 5.245 kelompok di seluruh Indonesia.

KLHK, menurutnya, juga mendorong pemasaran produk perhutanan sosial melalui Toko Pesona Mart. Gerai tersebut rencananya dibangun di seluruh provinsi.

Media Indonesia*

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar