ktp-elperekamandisdukcapilpilkada

Perekaman KTP-El Wajib Optimal

( kata)
Perekaman KTP-El Wajib Optimal
Lampost.co/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung menginstruksikan kepada jajaran Disdukcapil Kabupaten/Kota se Lampung khususnya yang menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) dapat mengoptimalkan pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh mengatakan saat ini banyak pemilih yang belum melakukan perekaman.

Apalagi daerah yang menggelar Pilkada seharusnya lebih serius melakukan pendataan. "Disdukcapil Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada tetap membuka pelayanan pada tanggal 9 Desember 2020.

Di mana pelayanan perekaman dioptimalkan dengan ketentuan yaitu untuk wajib KTP elektronik dengan status print ready record harus langsung dicetak, tidak boleh menerbitkan surat keterangan bagi wajib KTP, dengan status print ready record," kata Achmad, Rabu, 2 Desember 2020.

Kemudian pelayanan perekaman KTP-El pada hari libur termasuk pelayanan di UPT atau Kecamatan tetap dibuka dan pelayanan jemput bola dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dia meminta penumpukan pemohon harus dicegah dan diantisipasi dengan baik. Untuk itu undangan perekaman bagi masyarakat agar dibuat secara detail dengan menyebut hari, tanggal, dan waktu pelayanan.

"Diusahakan nomor antrian apabila bisa dibagikan secara online dan dalam keadaan antrian manual agar diantisipasi dengan menyiapkan petugas khusus yang membagikan nomor antrian pada areal sebelum masuk ke ruangan pelayanan atau di depan areal kantor," ujarnya.

Bagi wajib KTP-El yang proses penunggalan datanya belum berstatus print ready record sudah habis atau terdapat kendala teknis lainnya sehingga KTP elektronik tidak bisa dicetak maka disdukcapil mengambil langkah diskresi yaitu mencetak suket telah merekam. 

Diterbitkannya suket mengikuti pedoman yang diberikan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri RI. Suket yang diterbitkan agar segera disampaikan kepada penduduk melalui media yang paling cepat dan aman seperti WhatsApp dan cara-cara lainnya sesuai kearifan lokal.

"Penerbitan suket hanya untuk mendukung pilkada dan waktu penerbitannya sampai dengan 9 Desember 2020 dengan masa berlaku hingga 31 Desember 2020," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar