#alihfungsi#beritalambar#agraria

Perda LP2B Lindungi 10.175 Sawah di Lambar dari Alih Fungsi

( kata)
Perda LP2B Lindungi 10.175 Sawah di Lambar dari Alih Fungsi
dok Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Lahan seluas 10.175 dari 13.443 hektar sawah di Lampung Barat akan dilindungi dari alih fungsi lahan melalui Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Barat Yedi Ruhyadi mengatakan penetapan luasan itu dilakukan berdasarkan hasil analisis potensi dan ketersediaan lahan. Dimana hasil analisis mencapai 10.175 Ha.

“Dari jumlah itu, seluas 8.162Ha masuk dalam  Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B). Kemudian 2.013Ha lainya masuk dalam Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B),” kata dia Minggu, 8 Desember 2019.

 Saat ini pihaknya sedang menyiapkan penyusunan rancangan perda dan ditargetkan akan terbentuk pada 2020.  Upaya perlindungan kawasan pertanian pangan berkelanjutan itu dilaksanakan karena lahan pertanian merupakan salah satu kebutuhan pokok untuk menjaga stabilitas sosial maupun ekonomi.

Karena itu lahan untuk produksi pangan perlu dilakukan upaya perlindungan untuk menjamin ketersediaan pangan melalui pembentukan perda, baik Perda LP2B dan Perda pemberian insentif LP2B, yang saat ini prosesnya sedang dalam pelaksanaan pengkajian akademik.

Kemudian perlu dilakukan upaya untuk menjamin tercukupinya pangan melalui program intensifikasi maupun ekstensifikasi dan cara agar menarik minat generasi muda untuk bertani.

Menurutnya, perlindungan lahan pertanian pangan merupakan upaya yang tidak terpisahkan dari reformasi agrarian. Hal itu mencakup penataan terkait dengan penguasaan/pemilikan serta aspek penggunaan/pemanfaatan sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 2 Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IX/MPR-RI/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Penyusunan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam bentuk penyusunan Perda LP2B dan LCP2B wajib dilakukan oleh Pemerintah sebagai upaya untuk menjamin keberlanjutan pasokan pangan untuk masyarakat dan sebagai upaya perlindungan terhadap lahan-lahan subur dengan produktivitas tinggi.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar