#beritalamsel#perbaikanjalan

Perbaikan Kantor BPP Palas Kembali Jadi Sorotan

( kata)
Perbaikan Kantor BPP Palas Kembali Jadi Sorotan
Penjaga Kantor BPP Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat menunjukkan tabung septic tank yang dibangun secara swadaya, Rabu, 6 November 2019. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Perbaikan Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, perbaikan menelan anggaran Rp400,7 juta dari anggaran pusat itu tidak dilengkapi tabung septic tank.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, proyek yang dikerjakan oleh CV Tunas Turi Raya itu telah menimbun tabung septic tank lama lantaran adanya penambahan bangunan. Namun, ketika pekerjaan selesai pihak kontraktor tidak kembali membuat tabung septic tank.

Kepala UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Palas, Agus Santosa mengatakan hasil proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu dinilai belum maksimal. Dimana CV Tunas Turi Raya sebagai kontraktor tidak memasang tabung septic tank baru dan menimbun septic tank yang lama.

"Kami sedikit kecewa denganpihak kontraktor karena pada pembangunan toilet baru tidak dibangun berikut tabung septic tank. Gimana, kalau kami mau buang hajat kalau enggak ada septic tank. Kalau toiletnya ada," kata dia, Rabu, 6 November 2019.

Agus mengatakan, meskipun pemasangan septictank tersebut tidak masuk kedalam Rencana Anggaran Belanja (RAB). Namun, pihak rekanan bisa menggunakan septic tank lama, yang sebelumnya memang sudah ada.

"Pembuatan septic tank memang tidak dimasukan dalam RAB oleh konsultan, mungkin karena masih bisa menggunakan septictank yang lama. Namun pihak rekanan justru menimbun septic tank lama, tetapi tidak mengganti septic tank baru," kata dia.

Agus mengatakan lantaran tidak memiliki septic tank pihaknya terpaksa membuat tabung septictank baru secara swadaya bersama pegawai demi kenyamanan. "Karena ini sangat berhubungan dengan kenyamanan bekerja, mau tak mau kami membuat tabung septictank baru secara swadaya dengan pegawai," katanya.

Hal senada diungkapkan, Penjaga Kantor UPT Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas, Jumari. Dia mengaku perbaikan yang tidak maksimal tersebut tidak hanya terlihat pada perbaikan toliet saja. Namun, juga terlihat pada perbaikan gedung kantor

"Bukan hanya itu saja, perbaikan ini ada penambahan ruang baru, tetapi tiangnya yang dicor tidak menggunakan batu split hanya mengunakan pasir dan semen saja," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar