#JALAN#RUSAK#LAMPUNG

Perbaikan Jalinsum Dengan Beton Harus Dibarengi dengan Penindakan Truk Odol

( kata)
Perbaikan Jalinsum Dengan Beton Harus Dibarengi dengan Penindakan Truk Odol
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung Mukhlis Basri mendorong agar Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mendukung perbaikan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), khususnya By Pass Soekarno-Hatta, menggunakan rigid beton, bukan hotmix.

"Kalau rigid beton ini kan lebih kuat dan tahan lama tapi masyrakat juga harus paham dengan kondisi APBN saat ini, tidak semua bisa tercover makanya pekerjaannya per titik atau per spot, dan tidak semua bisa tercover (hotmix). Tapi tidak ada jalan yang tidak rusak bila terus menerus dipakai," ujar legislator Senayan asal PDI P itu, Minggu, 16 Oktober 2022.

MB, sapaan akrabnya, mengatakan, butuh dukungan dari berbagai aspek agar kualitas jalan bisa bertahan. Misalnya, banyaknya kendaraan over dimensi over load (ODOL) yang melintas di Lampung, termasuk pengangkut batu bara juga jadi pemicu jalan cepat rusak, tak sebanding dengan pendapatan daerah dari binis material tambang tersebut.

Karena itu, MB meminta agar Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat, dan juga kepolisian dan stakeholder lainnya menindak tegas kendaraan-kendaraan yang over tonase dan tak layak melintas. Agar, kualitas jalan bisa bertahana.

"Contoh, enggak boleh lagi itu kendaraan roda enam ngangkut atau melintas terutama yang hitam-hitam itu (batubara), minimal roda 10 atau roda 12 karena tekanan ban roda enam dan roda 12 atau 10 itu berbeda, dan butuh juga dukungan dari masyarakat dan semua stakeholder," kata  Bupati Lampung Barat dua periode itu.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar