natal

Perayaan Natal Tahun 2020 Dilakukan Secara Daring

( kata)
Perayaan Natal Tahun 2020 Dilakukan Secara Daring
(Dok. Kompas.com)


PESAWARAN (Lampost.co) -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesawaran bersama para pemuka agama Katolik dan Protestan telah menyepakati perayaan Natal tahun 2020 dilangsungkan secara daring. 

"Kita sudah sampaikan maklumat kepada sejumlah pemuka agama Katolik dan Protestan, dan menyepakati untuk menggelar Natal secara virtual, hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kerumunan saat pelaksanaan ibadah di Gereja," ujar Ketua FKUB Pesawaran Giarto, Selasa, 22 Desember 2020. 

Dirinya mengatakan, untuk jumlah gereja di Kabupaten Pesawaran kurang lebih ada 44 dengan rincian 27 Gereja Protestan serta 17 Gereja Katolik yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Pesawaran. 

"Untuk teknisnya nanti, pemuka agama tetap memberikan pidato keagamaan di Gereja secara daring dan disaksikan jamaat dari rumah masing-masing," katanya.

Sementara itu, tokoh agama Kristen Kabupaten Pesawaran sekaligus Wakil Sekretaris Umum Persatuan Gereja Indonesia (PGI) wilayah Lampung, Pendeta Samuel Deluas, mengimbau segenap pimpinan gereja-gereja yang ada di Kabupaten Pesawaran harus mengedepankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ibadah menjelang Natal tahun 2020.

"Ada pembatasan untuk jemaah kristiani yang melakukan ibadah di gereja pada Natal tahun ini dengan jumlah 25% dari kapasitas bangku di gereja. Dan itu pun pihak gereja harus menerapkan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujarnya.

"Apalagi untuk jemaah yang sudah berusia lanjut, jemaah yang usia di bawah 15 tahun, dan untuk jemaah yang kondisinya sedang sakit, lebih baik mengikuti ibadah dari rumah saja bersama keluarga," katanya.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar