#apdesi#pencairandanapekon

Perangkat Pekon Datangi Pemkab Tanggamus Mempertanyakan Dana Pekon

( kata)
Perangkat Pekon Datangi Pemkab Tanggamus Mempertanyakan Dana Pekon
Anggaran Dana Pekon (ADP) tidak kunjung cair, ratusan kepala pekon (desa) dan perangkat pekon gruduk Kantor Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Senin, 25 April 2022. (Foto:Lampost/Rusdy S)


Kotaagung (Lampost.co)--Anggaran Dana Pekon (ADP) tidak kunjung cair, ratusan kepala pekon (desa) dan perangkat pekon mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Senin, 25 April 2022.

Dalam orasinya, Ketua Apdesi Kecamatan Kotaagung, Tanggamus, Sabil, mengatakan mereka menuntut ADP segara dicairkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanggamus sebelum Hari Raya Idulfitri 1443 H.

"Kalau tuntutan kami tidak bisa direalisasikan kami akan melakukan aksi dengan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi," kata dia. 

Menurutnya, kejadian lambatnya pencairan dari BPKAD selalu berulang di setiap tahun. 
Sedangkan Nota Dinas dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) sudah masuk. Namun sampai hari ini ADP tersebut belum dicairkan.

"Sehingga atas hal itu, penghasilan tetap (Siltap) belum dibayarkan," ujarnya.

Selain tuntutan pencairan ADP, mereka juga menuntut pencairan Bantuan Dana Hibah Apdesi yang sampai saat ini belum juga cair. Mereka juga meminta kepastian terkait mobil dinas mereka yang sampai sekarang belum dicairkan.

Selanjutnya, Pemkab Tanggamus meminta perwakilan kepala pekon untuk melakukan audensi di ruangan Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Tanggamus, Faturrahman.

Ketua Apdesi Tanggamus, Zudarwansyah, menjelaskan hasil musyawarah dalam audensi dengan asisten 1, Faturahman dan Asisten 3 Jonsen Vanesa,  cukup memuaskan. 

"Kepala Badan Keuangan Daerah sanggup mencairkan Anggaran Dana Pekon dengan proses di mulai pada Selasa, 26 April 2022," kata dia usai keluar ruangan audensi.

Zudarwansyah menambahkan, jika tidak segera dicairkan maka pihaknya akan mendatangkan massa yang lebih banyak. 

"Yang penting perut ini loh dan aksi kita ini sebenarnya hanya perwakilan dan dikawal dari pihak Polres karena banyak pertimbangan. Jika tidak dicairkan, kami akan mendatangkan massa yang lebih banyak," tegasnya. 

Sementara itu, menurut Asisten 2, Jonsen Vanesa menjelaskan bahwa Pemkab Tanggamus atas perintah Bupati telah bekerja dalam proses pencairan. 

"Pimpinan sudah memerintahkan verifikasi sampai pagi, Rabu paling lambat atau Selasa kita usahakan sudah mulai pencairan," kata Jonsen. 

Ia menambahkan, bahwa Anggaran Dana Pekon (ADP) tersedia, hanya menunggu SP2D. 

"Anggaran tersedia, kita akan terbitkan SP2D, sebelum lebaran tim verifikasi dan saat ini sedang bekerja," tandasnya.

 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar