#perampok#kriminal

Perampok Sopir Truk Diciduk Sehari Usai Beraksi

( kata)
Perampok Sopir Truk Diciduk Sehari Usai Beraksi
Pelaku perampokan sopir truk diamankan Polsek Selagailingga. Dok. Polsek Selagailingga

Gunungsugih (Lampost.co) -- Perampok sopir truk yang beraksi di Selagailingga, Lampung Tengah, dibekuk jajaran Polsek setempat di rumahnya, Kampung Talangpadang, Ogan Lima, Lampung Utara, Jumat, 24 Januari 2020. Pelaku Iwan Saputra (25) belum sempat menghabiskan uang hasil rampokan.

Kapolsek Selagailingga Iptu Ludi Nugraha, mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, mengatakan polisi melakukan penyelidikan dan dilanjutkan dengan penangkapan setelah mendapat laporan korban Tungki Edi Kurniawan (23), warga Kampung Sendangasri, Kecamatan Sendangagung, Lampung Tengah, pada Kamis, 23 Januari 2020. Menurut Kapolsek, kejadian saat korban bersama kernetnya Bambang pada Kamis, 23 Januari 2020, sekitar pukul 10.30 WIB membawa truk melewati perkebunan sawit Kampung Negeriagung, Kecamatan Selagailingga.

Namun, tiba-tiba sepeda motor pelaku mendahului dan langsung mengadang truk korban. Lalu pelaku mendekati pintu mobil sambil meminta uang rokok dan korban memberikan uang Rp30 ribu. Namun, pelaku tidak puas dan meminta lagi dengan alasan untuk membeli minuman.

Korban memberikan lagi Rp100 ribu karena takut. Pelaku belum puas dengan pemberian yang diterimanya dan memaksa korban untuk memberikan dompet yang berisikan uang sambil mengancam menggunakan senjata tajam. 

Korban tak mau memberikannya sehingga  pelaku merampas dompetnya yang berisikan uang Rp1,1 juta. Tak hanya itu, pelaku mengambil ponsel merek Xiaomi di dasbor lalu kabur ke arah Kampung Negeriagung. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp2,5 juta.

"Atas laporan korban, kami menyelidiki dan mengetahui keberadaan pelaku.  Setelah diintai dari sore dan dipastikan ada di rumah, segera dilakukan penangkapan," ujarnya.

Saat ditangkap, dari tangan pelaku, polisi mengamankan bukti hasil kejahatan berupa uang tunai Rp1.150.000, sebilah senjata tajam jenis badik, dan 1 (satu) unit sepeda motor. Perbuatan Iwan dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar