Tenggelamtewas

Perahu Nelayan Tenggelam, Satu Tewas dan Empat Selamat

( kata)
Perahu Nelayan Tenggelam, Satu Tewas dan Empat Selamat
Ilustrasi. Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Satu orang nelayan tewas dan empat lainnya selamat, setelah perahu yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pantai Alami, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Kamis, 7 Januari 2021, pukul 18.00 WIB.

Para nelayan warga Desa Ruguk Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, itu tenggelam setelah perahu yang sedang digunakan untuk menangkap ikan di tengah laut itu mengalami kebocoran, diduga akibat hantaman gelombang besar.

Kepala Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan SAR Bakauheni Feriansyah mengatakan, satu orang nelayan ditemukan sudah meninggal dunia, sedangkan empat lainnya selamat. Korban ditemukan dua jam setelah kejadian.

"Korban tewas diduga kurang pandai berenang sehingga saat kapalnya tenggelam langsung terseret arus," kata Feriansyah kepada lampost.co, Jumat, 8 Januari 2021.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Lampost.co, kelima nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dua jam menuju lokasi mencari ikan, tiba tiba cuaca cuaca buruk melanda perairan sekitar pantai alami.

Akibat terjangan ombak yang cukup besar tersebut perahu mengalami kebocoran. Melihat perahu perlahan lahan mulai tenggelam, mereka melompat dan berenang menyelamatkan diri masing masing.

Namun naas, dari kelima orang tersebut, satu diantaranya kurang mahir berenang hingga terseret arus dan tenggelam.

Korban tewas adalah Azis (35), warga Dusun Umbul Mantri Desa Ruguk kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Sedangkan empat nelayan lainnya berhasil selamat, setelah berenang ke pantai dan langsung melaporkan kejadian itu ke Saiful kepala desa Ruguk.

Selanjutnya kepala desa mencari bantuan dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Pos SAR dan Polair Polres Lampung Selatan yang berada di Dusun Kramat Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, untuk meminta bantuan. 

Winarko







Berita Terkait



Komentar