#Korupsi#OTTKPK

Penyuap Bupati Kutai Timur Dibawa ke Jakarta

( kata)
Penyuap Bupati Kutai Timur Dibawa ke Jakarta
Ilustrasi. Media Indonesia.

Jakarta (Lampost.co) -- Satu tersangka yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kutai Timur Ismunandar dibawa ke Jakarta. Dia, yakni pihak swasta Deky Aryanto selaku pemberi suap.

"Tersangka atas nama DA (Deki Aryanto) sedang dibawa ke Jakarta," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Juli 2020.

Deky tak diterbangkan bersamaan dengan tersangka lain yang tertangkap di Kutai Timur dan Samarinda. Deky sempat ditahan di Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setibanya di Ibu Kota Deky akan langsung dibawa ke Rumah Tahanan K4 KPK, Jakarta. Dia ditahan untuk 20 hari pertama. Deky juga akan menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu.

"Infonya mendarat di bandara sekitar pukul 11.40 WIB," ujar Ali.

KPK melakukan OTT kepada Bupati Kutai Timur, Ismunandar pada Kamis, 2 Juli 2020. Tujuh orang ditetapkan sebagi tersangka dalam OTT ini.

Mereka yakni lima orang penerima suap yakni, Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria, Kepala Bapenda Musyaffa, Kepala BPKAD Suriansyah, dan Kepala Dinas PU Aswandini. Lalu dua orang pemberi suap yakni, Kontraktor Aditya Maharani, dan pihak swasta Deky Aryanto.

Dalam perkara ini, tersangka yang menerima suap akan dijerat Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1KUHP.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar