ingatpesanibupakaimaskercucitanganjagajarak

Penyintas Baru Sadar Pentingnya 3M Setelah Terjangkit Covid-19

( kata)
Penyintas Baru Sadar Pentingnya 3M Setelah Terjangkit Covid-19
Ilustrasi: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Kebiasaan Elisabeth Susi Satiwi berubah usai terinfeksi virus korona (covid-19). Ia lebih peduli kepada kesehatan dan kebersihan.

Penyintas covid-19 itu menjadi patuh terhadap imbauan pemerintah: menjaga jarak, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan (3M). Perilaku ini penting guna melindunginya dan keluarga dari virus berbahaya yang menyerang sistem pernapasan itu.

"Dulu saya enggak peduli, sekarang setelah jadi penyintas covid-19 jadi lebih parno. Siapa pun yang masuk rumah harus ke kamar mandi, bersih-bersih," kata Susi di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Jumat, 23 Oktober 2020.

Cerita yang sama datang dari penyintas covid-19 lainnya, Tung Desem Waringin. Setelah sembuh dari korona, motivator itu semakin ketat menjaga kesehatan, mulai dari asupan makan hingga rajin berolahraga.

"Saya ingin lebih sehat. Makanan saya lebih banyak sayur. Full colour. Karbonya rendah," ungkap Tung.

Selain itu, pria berusia 52 tahun itu lebih rajin mengonsumsi air putih. Meski terdengar sepele, air penting bagi tubuh.

"Tapi yang tak kalah penting adalah hati yang gembira. Kalian bisa bernyanyi, joget, atau nonton film. Ini penting untuk psikologis. Jangan panik dan tetap tenang," kata Tung.

Sementara itu, Satuan Tugas Covid-19 terus mengampanyekan #ingatpesanibu. Pemerintah berharap kampanye ingat pesan ibu efektif mengajak masyarakat disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar