penyeranganFPIRizieqShihab

Penyidik Panggil Ulang Keluarga Korban Bentrok Polisi-FPI

( kata)
Penyidik Panggil Ulang Keluarga Korban Bentrok Polisi-FPI
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal


Jakarta (Lampost.co) -- Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan ulang pemeriksaan keluarga enam korban tewas Laskar Front Pembela Islam (FPI) dalam bentrok dengan polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Pihak keluarga tidak datang atau memberi alasan tidak hadir saat pemanggilan pertama pada Senin, 14 Desember 2020.

 

“Sudah (dijadwalkan ulang) untuk Senin, 21 Desember 2020,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian R Djajadi, saat dikonfirmasi, Rabu, 16 Desember 2020.

Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan keluarga enam anggota laskar FPI yang tewas ditembak polisi dalam bentrok. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB, Senin, 14 Desember 2020, di Gedung Bareskrim, Jakarta.

Pihak kuasa hukum FPI, Rinaldi Putra, mengakui keluarga korban dipanggil penyidik. Namun, Rinaldi belum dapat memastikan kehadiran pihak keluarga korban dalam pemeriksaan.

"Untuk kehadirannya kami belum mengetahui," kata Rinaldi.

Baku tembak pengikut Rizieq dan polisi bermula saat polisi menyelidiki dugaan pengerahan massa FPI. Massa dari luar Jakarta disebut akan mengawal pemeriksaan Rizieq, Senin, 7 Desember 2020.

Polisi menemukan dua mobil mencurigakan saat berada di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada pukul 00.30 WIB, Senin, 7 Desember 2020. Namun, kendaraan polisi ditabrak saat berusaha menghentikan dua mobil tersebut.

Polisi membalas tabrakan dengan menembak roda kendaraan pelaku sehingga pecah ban. Empat orang turun dari mobil. Mereka menenteng dua bilah pedang, satu celurit, dan satu senjata api (senpi) rakitan. Polisi mengeluarkan tembakan peringatan, tetapi tak digubris.

Lantaran ada perlawanan, polisi menembak empat tersangka yang memegang senjata. Tersangka dari mobil lain ikut melawan polisi. Total enam orang tewas di lokasi dan empat lainnya melarikan diri.

Winarko







Berita Terkait



Komentar