#lampungselatan

Penyesuaian Tarif Angkot dan Perbatasan Lamsel Tunggu Kebijakan Menhub 

( kata)
Penyesuaian Tarif Angkot dan Perbatasan Lamsel Tunggu Kebijakan Menhub 
Daftar tarif angkutan perdesaan dan perbatasan wilayah Lamsel, Senin, 5 September 2022. (Foto: Lampost.co/Juwantoro)


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Selatan masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat mengenai kenaikan tarif angkutan perdesaan (Angdes) dan perbatasan wilayah Lamsel. Hal itu terkait adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

"Mengenai kenaikan tarif Angdes dan perbatasan Lampung Selatan belum kami bahas. Sebab, kami lagi menunggu kebijakan dari pusat,"ujar Kepala Dishub Lamsel, M.Darmawan, melalui telepon, Senin, 5  September 2022. 

Menurut dia, untuk tarif angkutan desa, dishub Lampung Selatan yang menentukan. Namun, hal itu dilakukan setelah ada pengumuman persentase kenaikan dari Menteri Perhubungan (Menhub). 

"Kalau sekarang, kami belum bisa menentukan berapa kenaikan tarif angdes. Karena, berapa persen kenaikan dari Menhub belum tahu,"katanya.

Baca juga: Tarif Angkutan Umum Diprediksi Naik 12,5%

Hal senada dikatakan Kepala Bidang Angkutan Dishub Lampung Selatan, Yoba. Menurut dia, untuk kenaikan tarif angdes dan perbatasan Lamsel masih menunggu surat edaran Kemenhub Ri.

"Saat ini masih memakai tarif lama. Sebab, surat edaran dari Kemenhub RI belum ada," ujar Yoba.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, berdasarkan surat keputusan Bupati Lampung Selatan No. B/190/III.06/HK/2015 tentang penetapan angkutan perdesaan dan perbatasan Lamsel tertanggal 9 Januari 2015 hingga kini belum ada perubahan. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar