#lampungselatan

Penyerapan APBD Lamsel 2022 Capai 31 Persen

( kata)
Penyerapan APBD Lamsel 2022 Capai 31 Persen
Ilustrasi diunduh Jumat, 3 Juni 2022. (Foto: Istimewa)


Kalianda (Lampost.co) -- Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 per 31 Mei 2022 mencapai Rp723.270.662.984 atau 31 persen dari total APBD Lamsel RpRp2.220.791.651.038.


Hal itu dikatakan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan Mahat Santosa, mewakili Kepala BPKAD Lamsel Wahidin Amin, Jumat, 3 Juni 2022.

Menurut dia, dalam APBD Lampung Selatan kini telah berubah. Tidak lagi belanja langsung dan belanja tidak langsung. Namun, telah menjadi belanja operasional, belanja modal, dan belanja transfer.

Baca juga: Penyerapan APBD Lamsel Baru Capai 61,64 Persen

Mahat menjelaskan, untuk sektor yang paling besar dalam penyerapan APBD yakni belanja operasional meliputi belanja pegawai, hibah, dan bantuan sosial serta pengadaan barang dan jasa.

"Selebihnya, dari belanja modal seperti pembangunan infrastruktur dan bangunan fisik. Lalu, belanja transfer seperti anggaran Dana Desa (DD) yang ditransfer langsung ke rekening desa. Tapi, nilainya tercatat BPKAD Lamsel,"katanya.

Disinggung mengenai kendala dalam penyerapan APBD Lampung Selatan, Mahat, menjelaskan seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya terkecuali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU - PR) Lamsel yang masih membutuhkan penyesuaian petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dari pemerintah pusat. Karena, saat APBD ditetapkan, juknis dan juklak -nya belum turun.

"Jadi, kendalanya kadang belum terkontrak kegiatan dalam DAK di OPD yang memiliki DAK. Sehingga, anggaran belum bisa terserap. Kecuali, DAK yang ada di Dinas PU - PR Lampung Selatan,"jelasnya. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar