#terorisme#BakuTembakMabesPolri

Penyerang Mabes Polri Berideologi ISIS

( kata)
Penyerang Mabes Polri Berideologi ISIS
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. MI/Andri Widyanto


Jakarta (Lampost.co) -- Penyerang Mabes Polri, Jakarta Selatan, ZA, terpapar paham radikal kelompok Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). ZA juga disebut bertindak seorang diri atau lone wolf.
 
"Tersangka atau pelaku adalah lone wolf yang berideologi radikal ISIS," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Mabes Polri, Rabu, 13 Maret 2021.

Baca: Penyerang Mabes Polri Diduga Jebolan Kamp Teroris
 
Listyo mengatakan hal itu dibuktikan dengan salah unggahan ZA di media sosial. ZA membuat akun Instagram baru dan mengunggah postingan sekitar 21 jam yang lalu.

"Di mana di dalamnya ada bendera ISIS dan tulisan terkait perjuangan jihad," kata dia.
 
Kepolisian, kata Listyo, juga menemukan surat wasiat di rumah ZA di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. ZA juga sempat mengirim pesan di grup WhatsApp keluarga bahwa dirinya akan pamit.
 
"Saya perintahkan kepada Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) usut tuntas terhadap kemungkinan adanya kelompok jaringan terkait tersangka," ujar mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) itu.
  
Baku tembak terjadi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Suara tembakan mulai terdengar sekitar pukul 16.30 WIB pada Rabu, 31 Maret 2021.
 
Awalnya, terdengar suara tembakan dua kali dari dalam gedung Bareskrim. Kemudian suara lain yang diduga tembakan susulan.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar