Penyelundupanbakauheniburung

Penyelundupan Ribuan Ekor Burung Asal Lamteng Gagal Dikirim

( kata)
Penyelundupan Ribuan Ekor Burung Asal Lamteng Gagal Dikirim
Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, menggagalkan penyelundupan ribuan ekor burung tanpa dokumen, di area pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu 24 Januari 2021, sekitar pukul 05.30. Dok Polres


Kalianda (lampost.co) - - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, menggagalkan penyelundupan ribuan ekor burung tanpa dokumen, di area pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu 24 Januari 2021, sekitar pukul 05.30.

Kapolsek Pelabuhan Bakauheni AKP Ferdiansyah, menjelaskan penangkapan itu bermula saat pemeriksaan rutin terhadap seluruh kendaraan yang hendak menyeberang ke Jawa di area pemeriksaan Seaport Interdiction. 

Ribuan ekor burung itu dibawa menggunakan kendaraan truk BE-8138-IT. "Terdapat 70 keranjang plastik berisi ribuan ekor burung tanpa dokumen yang akan dibawa dari Bandar Jaya, Lampung Tengah ke Jakarta. 

" Ada sebanyak 2.023 ekor burung yang dikemas dalam 70 box keranjang plastik yakni Cicak Keling 1.170 ekor dibagi dalam 39 kotak dengan jumlah per kotak 30 ekor," kata Ferdi. 

Lalu Jalak Kebo 280 ekor yang dibagi dalam 14 kotak, Ciblek 350 ekor dibagi dalam 10 kotak, Pleci 150 ekor dalam 3 kotak, dan Gelatik batu 92 ekor dalam 2 kotak. Kemudian, Siri Besar 9 ekor dan Poksai amandarin 2 ekor dalam satu kotak, Sipanca 1 ekor, Kutilang Batik 2 ekor dan Siri Kecil 13 ekor yang dikemas dalam 1 bok. 

Mantan Kapolsek Pelabuhan Panjang itu menjelaskan, atas penggagalan penyelundupan itu pihaknya juga turut mengamankan supir truk, M Hilal Almahfur (24) warga Desa Putrabuyut, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah. "Supirnya sedang menjalani pemeriksaan," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar