#penyelundupan#benihlobster

Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp9,3 Miliar Digagalkan di Pesisir Barat

( kata)
Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp9,3 Miliar Digagalkan di Pesisir Barat
Petugas Polres Lampung Barat menggagalkan penyelundupan puluhan ribu ekor benih bening lobster (BBL) senilai Rp9,3 miliar di Pekon Seray, Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Dok/Ist


Liwa (Lampost.co) -- Petugas Polres Lampung Barat menggagalkan penyelundupan puluhan ribu ekor benih bening lobster (BBL) senilai Rp9,3 miliar di Pekon Seray, Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat AKP Made Silpa Yudiawan, mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi mengatakan dari pengungkapan kasus penyelundupan benih lobster tersebut, jajarannya mengamankan tiga warga Krui pada Minggu, 20 Juni 2021, pukul 21.00 WIB. Satu di antaranya masih berstatus sebagai saksi karena hanya pekerja.

Baca juga: Polda Gagalkan Penyelundupan 6.800 Ekor Benih Lobster Senilai Satu Miliar Rupiah Lebih

Ketiganya yakni DC (45), warga Pekon Pasar Pagi, Kecamatan Pesisir Tengah; HW (44), warga Pekon Rawas, Pesisir Tengah; dan HG (47), selaku buruh yang juga warga pekon Rawas juga ikut diamankan namun masih berstatus sebagai saksi.

"Mereka diamankan bersama barang bukti 62.030 ekor benih lobster, satu unit mesin chiler, satu tabung oksigen, empat box sterofom, dua mesin blower, satu unit bak biru, satu karung plastik packing, empat buah tegel granit, dan 84 buah toples plastik," kata dia, Rabu, 23 Juni 2021.

Ia memperkirakan harga benih lobster yang diduga kuat akan dikirim ke Vietnam itu mencapai Rp150 ribu per ekor, dengan nilai total barang diperkirakan mencapai Rp9,3 miliar.

Pengungkapan kasus bermula saat petugas mendapatkan informasi dari warga bahwa ada kegiatan dugaan tindak pidana kepemilikan benih lobster yang dilakukan oleh warga di Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

"Saat ditangkap para tersangka sedang melakukan penghitungan terhadap benih bening lobster," tambahnya.

Ketiganya bersama barang bukti dibawa ke Polres Lampung Barat untuk dimintai keterangan guna proses penyidikan lebih lanjut. Para tersangka diancam dengan pidana penjara 8 tahun dan denda Rp1,5 miliar.

Winarko







Berita Terkait



Komentar