#gakkumdu#bawaslu#pemilu2019#pileg#pilpres2019

Penyelidik dan Penyidik Sentra Gakumdu di Tuntut Profesional

( kata)
Penyelidik dan Penyidik Sentra Gakumdu di Tuntut Profesional
Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sentral Gakkumdu sebagai wadah untuk penegakan hukum terpadu yang terdiri Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian diharapkan mampu untuk bekerja secara profesional pada pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang. Penyelidik dan penyidik juga dituntut untuk tajam dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah. Ia mengatakan bahwa berkaca pada penanganan dugaan pelanggaran pidana Pilkada serentak yang lalu, maka kedepan masih akan memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam mengawal proses demokrasi pada Pemilu 2019 nanti.

"Maka dari itu Sentra Gakkumdu di seluruh Kabupaten/Kota se provinsi Lampung harus mampu membangun spirit dan rasa sepenanggungan dalam ajang penegakan hukum pidana Pemilu," katanya disela pelatihan khusus penyelidik dan penyidik tindak pidana Pemilu 2019 di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Selasa (18/9/2018).

Dia menyampaikan bahwa pelaksaan Pilkada 2018 yang lalu menjadi titik balik bagi pihaknya untuk lebih menguatkan kerja sama antar kedua lembaga, demi penegakan hukum Pemilu dalam pemilihan DPD, DPRD, dan DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden. Dalam dua hari kedepan pihaknya melaksanakan pelatihan khusus penyelidik dan penyidik bagi anggota Sentra Gakkumdu dari unsur penyidik. Pelaksanaan pelatihan khusus penyelidik dan penyidik merupakan amanah Pasal 478 Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan umum.

"Selain membekali keahlian penyelidikan dan penyidikan, forum ini juga dapat kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan sinergitas antar kedua lembaga yang tergabung dalam unsur sentra gakkumdu. Hubungan yang harmoni di antara dua lembaga diharapkan akan  lebih memaksimalkan tugas dan perannya masing-masing dalam rangka penegakan hukum Pemilu," katanya.

Bawaslu Provinsi Lampung berharap kepada para personil kepolisian yang kembali ke Sentra Gakkumdunya masing-masing agar dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan dapat menjalankan tugasnya secara maksimal. Ia juga menyampaikan bahwa Sentra Gakkumdu bukanlah milik Bawaslu, Bukanlah milik kepolisian, atau Kejaksaan.

"Sentra gakkumdu adalah rumah kita bersama, pengawas pemilu, kepolisian dan kejaksaan. Oleh sebab itu, mari kita bekerja secara profesional dan ikhlas demi tegakknya hukum pemilu di Provinsi Lampung. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu," katanya.

Triyadi Isworo







Berita Terkait



Komentar