Koronaviruscoronahoakspemudik

Penyebar Hoaks Imbauan Gubernur Dilaporkan ke Polda

( kata)
Penyebar Hoaks Imbauan Gubernur Dilaporkan ke Polda
Imbauan hoaks yang beredar di masyarakat

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotek) Provinsi Lampung melaporkan penyebar berita bohong atau hoaks yang merubah isi imbauan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait jangan pulang dulu untuk perantau.

Informasi tersebut beredar kemana-mana melalui media sosial yang meresahkan masyarakat. Gambar bertuliskan "Menerima Dengan Bahagia Keluarga Kami dari Perantauan" adalah hoaks. Siapapun pembuat dan penyebar berita hoaks tersebut diancam dengan pidana karena telah menyebarkan informasi hoaks.

Merujuk UU ITE dalam pasal 45A ayat (1) menyebutkan setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dipidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotek) Provinsi Lampung, A. Chrisna Putra mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan adanya oknum yang menyebarkan berita bohong tersebut ditengah-tengah wabah virus korona atau covid-19 ini. Pihaknya pun sudah mengambil langkah hukum dan melaporkannya kepada Polda Lampung.

"Ya berita itu hoaks. Sudah kita sebar ke media sosial dan media lainnya sejak siang tadi. Kita juga sudah lapor kepada Polda Lampung untuk diusut penyebarnya. Kita tunggu hasil penyelidikan atas laporan itu," katanya kepada Lampung Post, Sabtu, 4 April 2020. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar