#telur#peternakan#pakan

Penyebab Harga Telur di Lampung Melonjak

( kata)
Penyebab Harga Telur di Lampung Melonjak
Tingginya harga telur di sejumlah pasar tradisional Lampung dinilai akibat harga pakan ayam yang tidak terkendali. Lampost.co/Febi H


Kalianda (Lampost.co) -- Tingginya harga telur di sejumlah pasar tradisional Lampung dinilai akibat harga pakan ayam yang tidak terkendali. Selain itu, banyak peternak yang gulung tikar semakin mendongrak harga telur ayam.


"Sekitar empat bulan lalu harga telur anjlok di bawah harga standar pasaran, dampak dari itu banyak peternak gulung tikar. Nah sekarang kebutuhan telur kurang jadi harganya mahal," kata Salah seorang pengusaha ayam petelur di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Kasmani, Senin, 13 Juni 2022.

Selain itu, lanjut Kasmani, harga bibit ayam (DOC) pun naik berlipat-lipat dari harga sebelumnya. "Harga anak ayam (DOC) pun sekarang sangat tinggi," katanya.

Dia menambahkan, dampak dari turunnya harga telur beberapa bulan yang lalu ada sekitar 15 peternak ayam petelur di desanya gulung tikar dan saat ini baru mulai lagi mengembangkan usaha.

"Bayangkan saja dalam satu hari, saat harga telur turun, sementara harga pakan naik. Kami bisa menombok sampai 4 bulan lamanya dengan kerugian mencapai Rp4 juta setiap hari, jadi wajar banyak yang gulung tikar waktu itu," kata Kasmani.

Harapan peternak, lanjut Kasmani, bagaimana harga bisa stabil baik dari pakan atau pun harga telur sehingga siklus usaha yang mereka jalankan tetap berjalan.

Winarko








Berita Terkait



Komentar