#beritalampung#beritalampungterkini#bantuansosial#santunananakyatim

Penyaluran Santunan Anak Yatim di 2 Kecamatan Lambar Diduga Disunat

( kata)
Penyaluran Santunan Anak Yatim di 2 Kecamatan Lambar Diduga Disunat
Suasana rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan Lampung Barat 2022 di gedung DPRD setempat, Kamis, 29 September 2022.


Liwa (Lampost.co) -- Penyaluran program pemberian santunan kepada anak yatim di Lampung Barat diduga ada yang tidak sesuai dengan angka yang telah dianggarkan. Kejadian tersebut berlangsung di dua kecamatan, salah satunya Pagardewa.

Ketua Fraksi Golkar di DPRD Lambar Ismun Zani mengaku pihaknya telah mendapatkan informasi adanya dugaan program pemberian santunan kepada anak yatim yang tidak sesuai. "Mungkin saat memasukkannya ke amplop untuk dibagikan kepada penerimanya terjadi khilaf atau selip dari seharusnya Rp200 ribu tapi yang masuk hanya Rp100 ribu saja," kata Ismun di sela-sela penyampaian kata akhir fraksinya pada rapat paripurna DPRD setempat dengan agenda pengesahan APBD perubahan TA 2022 Pemkab Lambar, Kamis, 29 September 2022.

Baca juga: Anggaran Belanja dan Proyeksi Pendapatan Lambar 2022 Berkurang Rp142 Juta

"Laporan tentang pemotongan dana santunan untuk anak yatim ini kurang lebih terjadi di dua kecamatan, salah satunya Kecamatan Pagardewa, mungkin ini khilaf atau bagaimana," ujarnya.

Dia mengungkapkan APBD yang dianggarkan untuk program ini yaitu Rp200 ribu/orang. Karena itu, dia mengaku prihatin di tengah anggaran yang minim saat ini namun nyatanya masih ada laporan soal pemotongan.

Ismun meminta ke depan pelaksanaan seluruh  program yang telah dialokasikan untuk menangani dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM terlaksana dengan penuh rasa tanggung jawab, teliti, efisien, tepat guna, dan tepat sasaran.

“Harapannya program itu dapat mengurangi beban rakyat akibat dampak kenaikan BBM ini. Dengan dilaksanakanya dana inflansi itu, masyarakat segera akan merasakan manfaatnya,” katanya.

Pihaknya secara teknis maupun politis juga akan melakukan pengawasan guna memastikan agar apa yang telah diprogramkan berjalan baik dan sesuai.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, berharap adanya dukungan Dewan untuk mencapai setiap apa yang sudah diprogramkan. “Program dan kegiatan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga untuk optimalisasi pemanfaatan anggaran ini, Pemkab dihadapkan pada berbagai kebutuhan yang mendesak. Kondisi ini tentunya menuntut semua pihak untuk bekerja lebih keras lagi guna mencapai sasaran kegiatan pembangunan yang tepat,” ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar