#bsuguruhonorer#insentifguruhonorer#beritalampung

Penyaluran BSU Guru Honorer Tidak Melibatkan Pemda

( kata)
Penyaluran BSU Guru Honorer Tidak Melibatkan Pemda
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru non-PNS. Setiap guru akan menerima bantuan sebesar Rp1,8 juta.

Kabid Guru dan Ketenagakerjaan (GTK) Disdikbud Lampung, Linda Fanhety, mengatakan penyaluran BSU tersebut tidak melibatkan pemerintah setempat. Bantuan itu disalurkan langsung ke rekening pribadi guru yang dianggap memenuhi syarat.

Kemendikbud melakukan pendataan langsung melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kemudian dilakukan seleksi oleh pihak kementerian terkait persyaratan berdasarkan data tersebut.

"Kami belum tahu berapa banyak guru honor yang ada di Lampung. Kemendikbud langsung mengambil data di Dapodik. Untuk jumlah guru honor di Lampung sekitar 13.000," kata dia, Selasa, 24 November 2020.

Untuk kuota guru honor di Lampung ia mengaku tidak mengetahui jumlahnya. Hal itu karena seleksi dilakukan oleh pusat tanpa melibatkan daerah.

BSU disalurkan kepada 2.035.732 orang yang terdiri dari 1.634.832 guru dan pendidik, 162.277 dosen, serta 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi, dengan total BSU Rp3,6 triliun.

Kemudian ada beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta dan warga negara Indonesia. Belum menerima bantuan dari pemerintah dan bukan pegawai negeri sipil.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar