#beritalampung#beritanasional#bsu

Penyaluran BSU Dinilai Menaker Bantu Meringankan Beban Pekerja

( kata)
Penyaluran BSU Dinilai Menaker Bantu Meringankan Beban Pekerja
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. Foto: dok Kemnaker


Jakarta (Lampost.co): Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah optimis penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 bisa memenuhi target dan memberi manfaat bagi pekerja. Subsidi ini diharapkan mampu meringankan beban para pekerja yang terdampak kenaikan harga BBM serta kebutuhan pokok.
 
"Jadi BSU ini untuk meringankan para pekerja dalam memenuhi keperluan sehari-hari sebagai akibat dari kenaikan harga BBM," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 1 Oktober 2022.
 
Menaker pun sempat melihat langsung para pekerja di KUD Tani Bahagia Mojokerto yang mengambil BSU. Ia berharap BSU bisa memiliki manfaat bagi pekerja. Selain bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan dari pemerintah tersebut juga bisa menjadi tabungan bagi para pekerja.

Baca juga:  Lewat Pentas Seni Wujudkan Harmoni Beragama

Ia menambahkan, penyaluran BSU memiliki perbedaan di tiap tahunnya. Pada 2020, Indonesia sedang menghadapi fase awal pandemi sehingga membuat angka PHK waktu itu sangat tinggi. Setidaknya ada 29 juta pekerja yang terdampak kala itu. 
 
"Angka pengangguran tiba-tiba naik tajam. Waktu itu, BSU pada 2020 mencapai Rp29,9 triliun. Karena banyak yang terdampak serta para pekerja juga banyak yang dirumahkan karena ada pandemi. Makanya saya berterima kasih pada perusahaan yang tak melakukan PHK," ujar dia.
 
Menaker juga menjelaskan, pemerintah masih memberikan BSU kepada para pekerja mencapai Rp8,7 triliun pada tahun lalu. Sementara pada 2022 ini, Ida menyebut, pemerintah kembali memberikan BSU untuk bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pekerja.
 
"Mudah-mudahan BSU bisa meringankan para pekerja semua. BSU merupakan pengalihan subsidi BBM yang diterima langsung oleh para pekerja atau buruh. Mudah-mudahan BSU ini memberikan manfaat yang besar untuk para pekerja di Indonesia," jelasnya. 

Penerima BSU Tahun 2022 sebagaimana diatur Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenaker RI) No. 10/2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja/Buruh. BSU dikirim melalui rekening Bank Himbara sebesar Rp600 ribu per orang.
 
Selain menjadi peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juli 2022, syarat penerima BSU lainnya yaitu Warga Negara Indonesia dengan kepemilikan NIK, pekerja yang mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta atau bagi pekerja yang bekerja di wilayah dengan UMP/UMK lebih besar dari Rp 3,5 juta, maka persyaratan gaji menjadi paling banyak sebesar UMP/UMK dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu penuh. 

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar