#beritalampung#beritalampungterkini#bantuansubsidiupah#bsu#pegawaiswasta

Penyaluran BSU di Lampung hingga Tahap 6 Baru Menyasar 115.675 Pegawai

( kata)
Penyaluran BSU di Lampung hingga Tahap 6 Baru Menyasar 115.675 Pegawai
Foto ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lampung mencatat sampai saat ini penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) di Sang Bumi Ruwa Jurai telah menyasar 115.675 pegawai. Hingga kini penyaluran BSU telah mencapai tahap 6.

"Berdasarkam data dari Kementerian Tenaga Kerja, penyaluran BSU hingga 24 Oktober 2022 telah sampai ke tahap 6 dengan total 115.675 pegawai telah terima BSU," kata Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Lampung, Ariyandi Syahfrin, Minggu, 6 November 2022.

Baca juga: Komisi XI DPR Tidak Dilibatkan dalam Penaikan Cukai Rokok 

Menurut dia, BSU dalam upaya menekan inflasi kenaikan harga BBM ini diberikan ke pegawai swasta dengan upah di bawah Rp3,5 juta dan tiap penerima mendapatkan Rp600 ribu. "Untuk Lampung total penerimanya 241.706 orang dan telah menyasar 115.675 orang. Saat ini masih ada 126.031 yang belum mendapatkan bantuan tersebut," katanya.

Dia menjelaskan hal itu karena ada penjatahan dari Kemenaker dalam setiap tahapnya untuk tiap daerah sehingga penyaluran dilakukan bertahap. "Misal tahap 1 diberikan ke 42.862 orang dan di tahap 2 untuk 25.158 orang, jadi tiap tahap berbeda," ujarnya.

Menurut dia, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui penyaluran akan diberikan hingga tahap berapa. "Yang jelas prinsipnya karena kita bersama BPJS Ketenagakerjaan telah setor jumlah penerima, jadi menunggu saja giliran penyaluran," katanya.

Namun, ia mengatakan penyaluran di tahap selanjutnya tidak akan lama lagi. "Kami koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan diarahkan jika penyaluran pasti akan diberikan namun bertahap," katanya.

Salah satu pegawai di perusahaan swasta di Lampung mengatakan jika hingga saat ini belum menerima BSU Rp600 ribu. "Belum ada di rekening, padahal teman di kantor saya sebagian sudah ada yang terima. Jadi ketar-ketir juga takut enggak dapat, kan lumayan uangnya buat beli susu anak," kata Sari (30).

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan mengajak kepada perusahaan dan peserta untuk tertib dan tepat waktu melakukan pembayaran iuran. Hal itu dilakukan agar penyaluran BSU kepada pekerja sebagai peserta tidak terkendala.

Dia juga mengimbau bagi masyarakat khususnya pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. "Ini dilakukan agar data tidak disalahgunakan. Maka harus melalui kanal resmi," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar