#bantuansosial#bansos

Penyaluran Bansos di Lamsel Diduga Banyak Tidak Tepat Sasaran

( kata)
Penyaluran Bansos di Lamsel Diduga Banyak Tidak Tepat Sasaran
Ilustrasi Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Masyarakat Lampung Selatan banyak mengeluhkan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dilakukan tidak tepat sasaran karena prosesnya tumpang tindih. Bahkan, keluhan tersebut banyak disampaikan kepada para anggota DPRD Lamsel.

Hal ini pun sempat disampaikan Muslim, anggota DPRD Lampung Selatan, dalam rapat dengar pendapat (hearing) dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat.

Menurut dia, kondisi yang terjadi di masyarakat banyak bantuan tidak tepat sasaran. Sebab, masih ada warga yang telah mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) masih mendapatkan  program sembako atau bantuan pangan nontunai (BPNT).

"Jadi, saya minta tolong dipilah kembali dapat pendataan warga penerima bantuan sosial (bansos), apalagi, bantuan langsung tunai (BLT). Sebab, masih ada aparatur desa yang dapat atau menerima  BLT. Padahal, masih banyak warga yang lebih susah tidak dapat bantuan. Akibatnya, masih ada keributan di masyarakat, seperti di wilayah Kecamatan Ketapang.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, menyatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar tidak sampai terjadi tumpang tindih dalam penerimaan bansos.

"Para pegawai Dinsos Lampung Selatan tengah melakukan pendataan untuk penerima bansos. Untuk bantuan sosial berupa sembako dari Pemkab Lamsel hingga kini belum disalurkan. Sebab, kami masih menunggu hasil pendataan. Ini dilakukan agar bantuan tepat sasaran," katanya.

Namun, Sekkab Thamrin, Jubir Pemkab Lamsel Akar Wibowo dan Kepala Dinsos Dulkahar,  ketika diminta tanggapannya terkait Pemkab Lamsel menjadi instansi yang paling banyak menerima keluhan yang dicatat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), belum dapat memberikan keterangan, Sabtu malam, 12 Juni 2020.

Ketika dihubungi via teleponnya,  ketiga pejabat Pemkab Lampung Selatan itu tidak menjawab. Bahkan, ketika dilayangkan pesan singkat via WhatsApp-nya pun tidak membalas.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar