Meninggal

Penyakit Kambuh, Pria Paruh Baya di Tuba Tewas Saat Kendarai Motor

( kata)
Penyakit Kambuh, Pria Paruh Baya di Tuba Tewas Saat Kendarai Motor
Korban saat berada di Medical PT CPB. (Polres).


MENGGALA (Lampost.co) -- Massa Irang (64), warga Dusun Sungaibayan, Kampung Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Tulangbawang ditemukan tewas dengan kondisi tertimpa kendaraan roda dua yang dikemudikannya.

Pria paruh baya yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan itu, diduga tewas akibat penyakit yang dideritanya kambuh saat mengendarai motor di jalan poros PT Central Pertiwi Bahari (CPB), Kampung Bratasenaadiwarna, Kecamatan Denteteladas, Tulangbawang, Kamis, 1 Oktober 2020 sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Denteteladas AKP Rohmadi mengatakan, peristiwa laka lantas tunggal yang merenggut satu korban jiwa itu, pertama kali diketahui oleh pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

"Saat itu saksi Rudi warga Kampung Bratasena Adiwarna dalam perjalanan menuju ke rumahnya, ketika melintas di depan gudang PLO PT CPB saksi melihat korban dalam posisi tertelungkup dan tertimpa sepeda motor," kata Rohmadi, Jumat, 2 Oktober 2020.

Saksi kemudian sempat meminta bantuan kepada warga lainnya, lantaran tidak sanggup menolong korban. Korban, kata dia, sempat dibawa ke Medical PT CPB untuk mendapatkan pertolongan.

"Saksi meminta bantuan kepada saksi Bahri warga Kampung Bratasena Adiwarna untuk mendatangi korban. Setelah sampai di TKP, melintas mobil milik perusahaan dan para saksi meminta tolong agar korban dibawa ke Medical PT CPB. Namun, saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban ternyata sudah meninggal dunia. Lalu pihak medical menghubungi personel Polsek Denteteladas untuk menginformasikan tentang peristiwa tersebut," ujar dia.

Mendapatkan informasi peristiwa itu, terang dia, anggotanya lantas menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP, memintai keterangan para saksi, dan mengumpulkan barang bukti. Hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan petugas medis Medical PT CPB, imbuhnya, terdapat cidera kepala berat, memar pendarahan dari hidung, dan korban memiliki riwayat sakit asma.

"Kuat penyebab korban meninggal, karena sakit asmanya kambuh saat sedang mengendarai sepeda motor miliknya. Jenazah korban, hari itu juga langsung dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang ada di kampungnya," kata Rohmadi. 

Winarko







Berita Terkait



Komentar