#stunting#kesehatan

Penuntasan Stunting Butuh Peran Masyarakat

( kata)
Penuntasan Stunting Butuh Peran Masyarakat
Stunting. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, Josi Harnos, menilai stunting menjadi permasalahan gizi utama baik di tingkat nasional maupun daerah. Permasalahan itu harus segera dituntaskan karena berkesinambungan dengan berjalannya waktu. Sebab, bisa berdampak pada pasien stunting saat beranjak dewasa yang tumbuh kembangnya tidak optimal.

"Dikhawatirkan bukan orangnya pendek, anaknya pendek tapi perkembangan motorik dan otaknya," ujar Joni, saat dihubungi, Selasa, 24 Januari 2023.

Stunting berkaitan erat dengan pemahaman masyarakat Indonesia. Masyarakat cenderung memiliki rasa ingin tahu dan pengetahuan akan gizi yang minim.

"Informasi tentang gizi itu bagaimana dan seperti apa itu masih minim," ujarnya.

Dia berharap masyarakat mulai perhatian dengan asupan gizi untuk tubuh. Konsep gizi yang sederhana dan seimbang, tetap butuh neraca perhitungan yang tepat. Untuk itu masyarakat patut belajar tentang gizi.

"Harapan saya masyarakat itu mau tahu, ingin tahu, dan bertanya pada ahlinya soal yang tidak diketahui tentang gizi. Bisa tanya ke tenaga kesehatan, khususnya dokter dan spesialis gizi," ujar dia.

Menurut dia, pemahaman tentang gizi harusnya menjadi pupuk utama yang diberikan untuk generasi penerus bangsa. Hal itu agar ke depannya masyarakat tahu dan paham paradigma sehat yang sesungguhnya.

Dia juga berharap pemerintah lebih memperhatikan peredaran produk maupun iklan makanan instan.

"Sekarang makanan terlalu banyak yang instan. Masyarakat belum menyadari sejatinya manusia tidak butuh makanan instan, yang dibutuhkan itu original bisa dibilang organik," katanya.

 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar